Cara Baru Membangun Jaringan MLM Di Era Digital

Siapa bilang membangun jaringan MLM itu sulit. Terlebih lagi di era digital seperti sekarang ini. Sebenarnya banyak sekali perangkat yang bisa Anda manfaatkan untuk membangun jaringan di bisnis MLM. Pertanyaannya, apa saja perangkat yang bisa dimanfaatkan?

Adalah hal yang sangat wajar jika Anda masih merasa kesulitan dalam mengembangkan jaringan MLM. Terlebih lagi jika Anda baru bergabung pada bisnis MLM tersebut. Namun satu hal yang harus selalu diingat adalah selalu ada jalan untuk setiap permasalahan.

Nah, untuk Anda yang kebetulan memiliki permasalahan yang sama. Yakni merasa kesulitan merekrut downline, strategi membangun jaringan bisnis MLM lewat digital marketing bisa Anda pertimbangkan. Jika memang demikian, lalu seperti apa langkah riil nya?

Media Sosial untuk Memperluas Jaringan MLM

Kenapa harus memanfaatkan media sosial? Coba lihat di sekeliling Anda. Atau lihat diri Anda sendiri. Berapa kali Anda membuka akun media sosial dalam sehari semalam. Kemungkinan besar jawabannya adalah tidak terhitung.

Fakta ini menandakan jika kini media sosial sudah tidak bisa terpisahkan dari gaya hidup masyarakat modern. Memang pada awalnya media sosial dibuat sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan sesama di dunia maya. Namun semakin ke sini fungsi dari media sosial sangatlah luas.

Salah satu buktinya adalah media sosial seringkali digunakan untuk membangun jaringan bisnis. Termasuk salah satunya adalah dimanfaatkan untuk membangun jaringan MLM. Kini banyak yang memilih memprospek calon downline-nya dari media sosial ini.

Yang menjadi pertanyaannya kemudian adalah seperti apa bentuk memprospek lewat media sosial? Apakah sama halnya pada saat Anda memasarkan produk dagangan Anda? Ataukah ada perbedaan mendasar diantara keduanya?

Tips Memperluas Jaringan MLM dengan Medsos

Nah, untuk cara memperluas jaringan MLM lewat media sosial ini bisa ditempuh melalui dua cara. Pertama dikenal dengan cara aktif. Sedangkan yang kedua dikenal dengan cara pasif. Sebenarnya kedua cara ini pun sudah banyak digunakan oleh orang-orang yang biasa memasarkan produk dagangannya lewat media sosial.

Jika memang seperti itu, seperti apa bentuk riil dari kedua cara tersebut? Untuk memasarkan sebuah produk atau jasa lewat media sosial, yang pertama kali dilakukan adalah membuat target siapa saja yang ingin ditawari terlebih dahulu.

Biasanya orang yang pertama kali ditawari adalah dari orang-orang terdekat terlebih dahulu. Nah, orang terdekat yang dimaksud di sini adalah bisa keluarga maupun teman dekat Anda. Hal ini pun sebenarnya juga berlaku pada bisnis MLM.

Jika Anda menggunakan media sosial untuk membangun jaringan, maka orang yang akan Anda prospek harus tertarget. Memang benar pengguna media sosial saat ini sangatlah banyak. Namun apakah mereka langsung percaya dengan apa yang Anda tawarkan?

Rata-rata jawabannya pasti tidak. Nah, untuk menjembatani hal semacam itu, ada baiknya untuk memprospek orang yang sudah dikenal secara dekat terlebih dahulu. Paling tidak mereka akan meluangkan waktu untuk mendengarkan penjelasan Anda.

Berbeda jika yang Anda targetkan adalah semua teman yang ada di akun sosial media Anda. Rata-rata mereka menganggap apa yang Anda lakukan ini adalah sebuah spam yang harus segera dibuang dari beranda akun sosial medianya.

Alasan lain kenapa yang harus di-follow up adalah orang yang memang dikenal adalah bisa lebih mudah dalam membangun hubungan dan juga trust. Anda pastinya sudah paham betul jika trust dalam bisnis MLM memiliki poin yang sangat penting.

Sebab terkadang seseorang memutuskan untuk bergabung dengan bisnis MLM Anda bukan karena tertarik dengan produk yang Anda tawarkan. Tetapi justru lebih berdasarkan rasa percaya terhadap diri Anda.

Agar upaya Anda dalam memperluas jaringan bisnis MLM lewat media sosial semakin maksimal, Anda bisa menggunakan cara yang kedua, yakni cara pasif. Upaya yang bisa Anda lakukan dalam hal ini adalah merayu, menunggu, lalu melihatnya. Itulah kenapa cara ini disebut dengan cara pasif.

Pasalnya cara yang kedua ini tidak mengharuskan Anda untuk mentarget siapa-siapa saja yang akan Anda prospek. Tetapi lebih ke memancing para teman yang ada di media sosial agar tertarik dengan bisnis MLM yang sedang coba Anda tawarkan ke mereka.

Dalam hal ini Anda tidak harus langsung to the point menawarkan ke mereka untuk bergabung ke bisnis MLM. Ingat strategi yang sedang Anda jalankan saat ini adalah Attract, Wait and See. Misalnya saja Anda memposting orang-orang yang sukses dalam bisnis MLM. Atau memposting tentang khasiat produk MLM Anda. Atau memposting tentang keuntungan bisnis MLM yang sedang coba Anda tawarkan ke mereka ini.

Sekali lagi yang perlu diingat di sini adalah tujuan dari Anda melakukan itu bukanlah untuk mempromosikan produk MLM. Yang Anda lakukan di sini adalah mencoba untuk sharing saja. Istilah lainnya adalah untuk menarik perhatian dari calon downline bisnis MLM Anda. Nah dari situlah Anda bisa memprospek mereka.

Memanfaatkan Webinar untuk Bisnis MLM

Apa itu Webinar? Sederhananya Webinar merupakan format acara yang berlangsung online dan dihadiri juga secara online. Dengan kata lain Webinar ini adalah Anda sedang melakukan presentasi MLM secara online.

Webinar sendiri dikatakan sebagai salah satu strategi marketing yang dirasa sangat efektif untuk saat ini. Selain itu Webinar juga di klaim sebagai stratagi marketing yang lebih fresh dan lebih kekinian.

Kenapa? Pada saat yang sama Anda bisa membuat para audiens merasa sangat dekat dengan tipe komunikasi yang personal serta interaktif seperti ini. Namun di sisi lain Anda pun melakukannya dengan begitu banyak audiens.

Artinya strategi marketing seperti ini bisa mencakup kualitas dan kuantitas secara bersamaan. Itulah kenapa strategi ini dikatakan sangat efektif untuk membangun jaringan MLM di era berbasis digital ini.

Selain di klaim sebagai strategi marketing yang tepat sasaran, ada alasan lain kenapa Anda harus memanfaatkan stratagi marketing yang satu ini. Pasalnya Webinar mampu meningkatkan brand awareness bisnis MLM Anda.

Hal ini dikarenakan Webinar bisa dijadikan sebagai medium untuk menceritakan keunggulan bisnis MLM Anda. Dan lewat medium yang sama pula Anda pun bisa menyediakan berbagai info dan tips bermanfaat untuk para calon downline Anda.

Selain itu Webinar juga mampu memberikan nilai lebih dimata calon downline. Hal ini dikarenakan strategi marketing ini dikenal efektif digunakan untuk mengedukasi calon downline. Ingat, semakin banyak calon downline yang merasakan manfaat dari bisnis MLM, semakin mereka engage dan merasa butuh.

Webinar mampu menjaring saran dan feedback. Berkat banyaknya fitur yang ada di Webiner, seperti halnya chat, pool, survey, test hingga integrasi ke akun media sosial, memungkinkan Anda untuk langsung tahu apa yang diinginkan oleh para calon downline.

Pernahkah Anda mendengar jika membangun jaringan di bisnis MLM di era digital salah satunya bisa diupayakan dengan memanfaatkan email marketing? Nah, sama halnya dengan email marketing, Webinar pun bisa digunakan untuk mengumpulkan nama dan alamat email calon downline potensial.

Dengan demikian Anda pun bisa lebih mudah saat mengirimkan berbagai info dan promosi menarik seputar bisnis MLM Anda. Dan manfaat lain dari memanfaatkan Webinar untuk membangun jaringan MLM adalah bisa menghemat waktu dan biaya promosi.

 

 

author
No Response

Leave a reply "Cara Baru Membangun Jaringan MLM Di Era Digital"