bisnis joybiz

Hindari Perilaku Ini Sebagai Pelaku Bisnis MLM

Siapa sih yang tidak tahu dengan bisnis kawula muda jaman sekarang yaitu MLM? Hampir di setiap tempat ada saja yang menawarkan jasa atau produk yang berbasis MLM. Ya, dalam  bisnis MLM, seorang pelaku bidang ini diwajibkan untuk menjual produk sekaligus merekrut member baru menjadi downline-nya. Apa itu downline? Downline adalah member baru hasil rekrutanmu yang akan memberikan bonus pada upline ketika berhasil menjual produk serta merekrut anggota baru.

Nikmat bukan? Tanpa bekerja, seorang upline seolah mendapatkan bonus tambahan. Nah, masalahnya banyak orang salah sangka dengan konsep bisnis MLM sehingga merasa takut ikut MLM menghambat kesuksesan pada awalnya. Apalagi anggapan masyarakat yang terkadang memberi cap buruk. Tenang saja, kamu bisa mengatasi masalah ini dengan menghindari perilaku berikut ini.

Tidak Jamannya Takut Ikut MLM Menghambat Kesuksesan

Takut boleh, namun jangan berlebihan. Apalagi saat memulai bisnis baru semacam MLM. Jangan awali dengan rasa takut ikut MLM menghambat kesuksesan. Pelajari dengan baik mekanisme bisnis MLM dari teman-teman yang telah berkecimpung didalamnya dan bulatkan niat untuk bergabung. Ingat, niat setengah-setengah tidak akan membawa keberhasilan. Tak berhenti sampai disitu, pelajari dengan baik perilaku apa saja yang perlu dihindari saat memulai bisnis ini supaya tidak berakhir kegagalan. Penasaran? Simak ulasannya berikut ini!

Menganggap MLM sebagai Bisnis Tanpa Kerja Keras

Ketahuilah, bisnis MLM berbeda dengan bisnis konvensional yang ada di lingkungan sekitar. Bisnis MLM membutuhkan komitmen tinggi untuk bisa sukses, bukan tanpa kerja keras. Kitalah yang menentukan sendiri target kesuksesan yang hendak dicapai. Satu lagi, kita tak perlu repot dengan modal karena perusahaan MLM memiliki sistem yang menguntungkan pelaku bisnis seperti manajemen, produk, sitem bonus, sampai training. Jadi, jangan takut ikut MLM menghambat kesuksesan.

Mengandalkan Sistem MLM Belaka

Memang, sistem MLM diperlukan supaya tiap pelaku bisnis yang tergabung bisa merasakan kompensasi saat berhasil mendapatkan referral. Namun, masalahnya pelaku bisnis MLM hanya terpaku pada bonus kompensasi. Ketahuilah, tidak ada bisnis MLM yang akan bertahan tanpa ada keseimbangan antara perusahaan dengan distributor. Jadi, kunci sukses utama supaya bisnis MLM tetap berjalan lancar adalah kualitas produk manajemen yang kuat, serta visi yang bagus. Tiap pelaku bisnis diharuskan untuk tetap fokus pada unsur-unsur bisnis MLM ketimbang sistemnya.

Menjadikan Bisnis MLM sebagai Kutu Loncat

Pasti pernah mendengar istilah kutu loncat bukan? Ya, banyak kesalahan pelaku bisnis MLM mengikuti lebih dari perusahaan Multi Level Marketing. Alasannya, tidak lain karena takut ikut MLM menghambat kesuksesan hanya dengan satu jenis produk. Apabila salah satu produk MLM yang kamu ikuti sedang trend, maka produk MLM lainnya ditinggalkan. Begitu selanjutnya. Padahal, bisnis ini bukanlah main-main. Ketahuilah, tidak ada kisah sukses dari para pebisnis MLM kecuali yang komit pada salah satu produk saja. Mayoritas distributor sukses MLM selalu melakukan pekerjaan ini secara full time dan berhati-hati dalam memilih perusahaan yang tepat.

Mengabaikan Reputasi Perusahaan

Apabila  kamu hendak mencari peluang sukses saat bergabung pada bisins MLM, lebih baik carilah perusahaan yang memiliki track record positif. Artinya, perusahaan tersebut telah berkecimpung di dunia MLM selama lebih dari satu tahun dengan dibuktikan oleh kualitas produk yang oke. Lebih lanjut, pelajari bagaimana tips sukses untuk bisa bertahan di bisnis tersebut dengan belajar pada senior-senior atau upline. Ingat, seorang downline bukan berarti tidak punya kesempatan untuk lebih sukses dari upline lho!

Mengabaikan Status Margin Profit Perusahaan

Ada beragam jenis produk dan jasa yang bisa kamu pilih untuk menjadi sumber penghasilan bisnis MLM. Namun, masalahnya kesalahan yang sering dilakukan banyak orang adalah memilih jenis perusahaan MLM tanpa pikir panjang. Padahal, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan misalnya margin profit yang tinggi. Tidak alasan untuk takut ikut MLM menghambat kesuksesan jika perusahaan yang kamu pilih cukup profit. Artinya, produk atau jasa yang dijual memiliki kualitas bagus, mutu terpercaya, serta dibutuhkan oleh konsumen dari berbagai kalangan, sehingga bisnis tersebut tidak akan ada matinya. Berbeda jika perusahaan yang kamu pilih memiliki banyak produk pembanding di pasaran bahkan dengan harga yang lebih murah. Akan sulit perusahaan untuk bertahan.

Tidak Belajar Lebih Mandiri

Well, setelah paham dengan alur bisnis MLM, jangan hanya mengandalkan sistem dan upline. Kita juga harus lebih mandiri supaya mendapatkan lebih banyak keuntungan. Caranya? Tidak perlu takut ikut MLM menghambat kesuksesan, cukup mudah kok! Mulai dari menggunakan produk-produk MLM sendiri alias product of the product, rajin melakukan promosi produk baik secara offline dan online, serta melakukan training pada jaringan.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu dihindari saat memulai bisnis MLM. Jadi, buat apa takut ikut MLM menghambat kesuksesan?

Joybiz Indonesia
author
No Response

Leave a reply "Hindari Perilaku Ini Sebagai Pelaku Bisnis MLM"