Ingin Lancar Menjalankan Bisnis MLM di Masa Pandemi? Begini Caranya!

Di tengah dampak pandemic yang luar biasa pada ekonomi dunia, mau tidak mau masyarakat dituntut harus tetap survive untuk menghadapi kondisi tersebut. Mencari penghasilan tambahan melalui bisnis mlm di masa pandemi bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat. Pasalnya, selain bisnis ini cukup fleksibel dan tidak membutuhkan banyak modal, juga memiliki sejumlah kelebihan.

Beberapa keuntungan bisnis mlm diantaranya sebagai media belajar marketing, dapat menambah persaudaraan melalui jaringan, dapat menarget penghasilan, dan lainnya. Jadi, untuk anda yang belum memiliki skill penjualan dan jaringan, belajar sambil berbisnis melalui bisnis ini bisa menjadi salah satu pilihan.

Dalam konsep bisnis mlm, anda tidak hanya dituntut untuk menjual produk sendiri pada konsumen, melainkan anda juga harus bisa membangun jaringan. Dimana, semakin banyak anggota dari jaringan anda yang aktif berjualan produk, maka anda juga akan mendapatkan komisi dari jaringan tersebut. 

Namun jangan salah, leader jaringan atau biasa disebut dengan istilah up line memiliki kewajiban untuk memberikan bimbingan pada anggota yang ada di dalam jaringannya agar mampu menjual produk yang memperbesar jaringan. Anggota ini biasanya dikenal dengan istilah downline.

Biasanya proses marketing mlm dilakukan dengan memberikan edukasi dan promosi pada masyarakat yang diundang dalam acara mini meetingnya, dimana selain bertujuan untuk mempromosikan produk juga untuk menjaring anggota baru. Sedangkan untuk pembinaan para anggota jaringannya, para leader mlm akan membuat workshop khusus untuk membekali ilmu para anggotanya.

Akan tetapi semakin pesatnya perkembangan teknologi, cara marketing offline mlm tersebut kemudian menjadi meluas dengan mengkombinasikan dengan online marketing. Apalagi bisnis mlm di masa  pandemi  ini, mau tidak mau segala aktivitas marketing harus beralih menjadi online. Mungkin terlihat lebih sulit, namun akan menjadi sangat mudah jika telah mengetahui caranya.

Cara bisnis mlm secara online ditengah pandemi

Namun menjalankan bisnis mlm di masa pandemi ini, mau tidak mau dilakukan 100% dengan cara online. Nah, berikut ini beberapa step yang bisa anda lakukan untuk membangun bisnis mlm anda secara online:

1. Tentukan platform yang akan anda gunakan

Media sosial merupakan platform yang paling banyak dipilih oleh masyarakat untuk berjualan produk saat ini, tak terkecuali bisnis mlm di masa pandemi. Hal ini karena kebanyakan masyarakat hari ini lebih banyak menghabiskan waktu berselancar dan berinteraksi di media sosial, apalagi saat ini interaksi sosial secara langsung sangat dibatasi. Tentu saja ini menjadi peluang yang sangat bagus untuk berjualan.

Ada sejumlah platform yang cukup banyak diakses oleh masyarakat di indonesia, diantaranya adalah facebook, whatsapp, tiktok, youtube, instagram, email, website dan blog dan lainnya. Dengan memanfaatkan media sosial tersebut, anda bisa berinteraksi secara online untuk menawarkan produk anda tanpa harus keluar rumah dan bertemu langsung. 

Diantara beberapa platform yang ada, anda tidak harus menggunakan semuanya. Akan tetapi, pilihlah beberapa saja, agar anda bisa lebih fokus dalam membangun bisnis mlm lewat sosial media 

2. Kenali platform yang anda pilih

Meski banyak pilihan platform sosial media yang bisa digunakan untuk menjalankan bisnis mlm, namun tetap saja masing-masing memiliki algoritma yang berbeda. Sehingga untuk bisa memaksimalkan sosial media sebagai jalan bisnis mlm, anda harus memilih dan mengenali algoritma pada masing-masing media tersebut.

3. Aktif membangun branding

Membangun branding diri sangatlah penting agar orang lain bisa percaya dan membeli produk kita, bahkan akan sangat mudah untuk anda ajak bergabung dalam bisnis mlm anda. Salah satu cara untuk membangun branding adalah aktif membuat konten-konten yang menarik dan bermanfaat agar disukai sehingga membuat anda semakin dikenal.

Tentu saja membangun branding ini tidak mudah, membutuhkan kesabaran, update ilmu serta konsistensi. Sebab, untuk mengenalkan diri atau bisnis anda tidak bisa dilakukan satu atau dua hari saja di media sosial.

4. Menentukan list target

Setelah memilih media yang tepat, dan tetap aktif membranding diri. Anda bisa sambil memulai menentukan list target. Data list target ini bisa anda simpan dalam berbagai media, tergantung media yang anda pilih. Media yang paling mudah untuk menyimpan data tersebut adalah email dengan teknologi autoresponder, kontak whatsapp, kontak telegram, friendlist messenger dan lainnya.

5. Datangkan traffic

Untuk mendapatkan list target dapat anda lakukan dengan mulai dari orang-orang telah dikenal, namun tentu saja jumlah orang-orang ini cukup terbatas dan perlu diperluas lagi. Data list target ini umumnya di dunia digital marketing dikenal dengan istilah traffic.

Untuk mendatangkan traffic ini bisa dilakukan dengan sejumlah cara, misalnya saja dengan membuat lead magnet yang anda sebar di sejumlah sosial media. Dimana lead magnet ini biasanya berupa tawaran kuliah online atau membagikan ebook gratis dengan syarat untuk menarik orang-orang masuk dalam link yang telah anda cantumkan.

Ada dua pilihan link yang bisa anda gunakan yakni mencantumkan link yang akan terhubung pada kontak atau grup baik whatsapp atau telegram anda atau link halaman website yang berisi form pendaftaran, dimana para target akan dengan suka rela daftar dan mengisi data diri, beserta whatsapp, telegram, atau emailnya.

Untuk mendapatkan banyak traffic ini bisa dilakukan secara organic atau gratis, dan juga berbayar menggunakan ads.

6. Promosi

Dari list data target yang anda dapatkan, anda mulai bisa mencoba menjalin hubungan dan berinteraksi untuk mempresentasikan bisnis anda. Cara mengenalkan bisnis mlm di masa  pandemi  ini bisa melalui website replica yang telah disediakan oleh perusahaan mlm atau juga bisa melalui landing page website anda sendiri.

7. Pendaftaran

Dari ratusan hingga ribuan list target anda, akan ada sekian persen yang tertarik untuk mendaftar. Maka siapkan prosedur pendaftaran yang mudah baik melalui website replica, atau via media lain seperti whatsapp atau telegram.

8. Follow up

Meski hanya sebagian saja yang tertarik pada presentasi bisnis mlm anda hingga mendaftar, namun bukan berarti sejumlah list target yang tidak tertarik dibiarkan begitu saja. Tetap usahakan melakukan follow up, sebab ada berbagai alasan dari target sehingga tidak tertarik. Bisa karena belum membaca presentasi anda, atau bahkan sudah mendaftar akan tetapi terkendala dalam biaya yang perlu ditransfer.

9. Training pembinaan jaringan

Tahapan ini adalah tahapan yang paling menentukan keberhasilan suatu bisnis mlm, dimana bisnis mlm akan semakin berkembang dan menghasilkan apabila memiliki anggota jaringan yang kuat. Tentu saja untuk membangun jaringan yang hebat dibutuhkan ilmu melalui pembinaan yang konsisten.

Bukan tidak mungkin melakukan pembinaan bisnis mlm di masa pandemi saat, sebab ada banyak platform yang bisa dimaksimalkan. Diantaranya adalah grup whatsapp, grup telegram, grup messenger, atau zoom untuk workshop secara online.

Nah, itu tadi cara membangun bisnis mlm di saat pademi secara online yang bisa anda jadikan referensi untuk menjalankan bisnis mlm anda.

author
No Response

Leave a reply "Ingin Lancar Menjalankan Bisnis MLM di Masa Pandemi? Begini Caranya!"