Kiat Pecah Telor Dari Membangun Blog Untuk Bisnis MLM

Membangun blog untuk bisnis MLM ini merupakan solusi terbaik saat ini. Anda tidak lagi dipusingkan untuk mencari orang. Tetapi, orang yang akan datang pada Anda secara otomatis.

Orang tersebut bisa diarahkan untuk mengambil sebuah tindakan. Salah satunya dengan memasukkan alamat email atau nomor telepon. Nantinya, Anda gunakan sebagai media untuk merekrut di masa yang akan datang.

Yang menjadi masalah ialah prosesnya membutuhkan waktu. Anda juga perlu cerdik dalam menjalankan kegiatan blogging. Di sini, kami akan menunjukkan bagaimana caranya pecah telor melalui blog untuk bisnis MLM.

Tujuan Membuat Blog

Perlu disadari bahwa blogging sudah menjadi kegiatan yang positif. Kegiatan ini ditempuh oleh sebagian besar pebisnis. Pasalnya, aktivitas ini membuka peluang lebih besar dalam memperoleh engagement ketimbang cara manual.

Betapa tidak, orang yang mampir ke situs biasanya orang yang sangat butuh akan informasi. Tidak menutup kemungkinan bahwa orang tersebut juga memerlukan sebuah produk. Jadi, tidak mengherankan jika pebisnis lebih cepat menemukan pelanggan utamanya.

Dalam kegiatan ini, sebagian pelaku bisnis MLM juga menyadari kecenderungan orang. Lantas, layanan internet ini mulai dimaksimalkan. Caranya dengan membuat sebuah blog yang berkaitan dengan bisnis utamanya.

Tujuan dari pembuatannya tidak lain untuk menemukan pelanggan lebih cepat. Menariknya, blog ini ditujukan untuk menyasar pasar yang lebih luas. Padahal, Anda tidak harus keluar rumah seperti mendatangi rumah calon pelanggan.

Besarnya target yang dijangkau memungkinkan Anda untuk lebih mudah mendapatkan prospek. Anda akan pecah telor lebih cepat. Tentunya bila Anda mampu meyakinkan orang agar mau berpartisipasi atau menjadi rekanan bisnis. Pertanyaannya sekarang adalah apa saja yang perlu dipersiapkan dalam membangun blog?

Persiapan dalam Membuat Blog

Sebelum menemukan relasi, persiapkan blog untuk bisnis MLM dengan baik. Persiapan ini berkaitan langsung dengan pembuatan situs. Kami selalu merekomendasikan supaya Anda memilikinya sendiri dengan platform berbayar.

Alasan utamanya ialah blog berbayar akan dipandang kredibel di mata pengunjung. Ketika orang memandang situs memiliki reputasi baik, orang akan mempercayai apa yang Anda tawarkan. Pada kasus ini, Anda bisa mengajaknya sebagai rekanan bisnis.

Mengenai persiapannya, Anda hanya membutuhkan beberapa hal. Di antaranya ialah domain, hosting dan template/theme. Untuk CMS khusus pembuatan blog untuk bisnis MLM, pilihlah WordPress. Pasalnya, WordPress lebih mudah disetup meskipun tidak memiliki keterampilan komplit.

Domain yang dipilih seharusnya berisi tentang kata kunci yang ditargetkan. Kemudian hostingnya ditentukan sesuai kapasitas volume kunjungan. Dan theme yang diputuskan harus ringan dengan struktur yang lebih rapi.

Jika sudah membelinya, lakukan instalasi. Instalasi ini hanya memakan waktu beberapa menit. Setelah itu, lakukan pengaturan template dan install beberapa plugin yang dibutuhkan dalam website.

Ketika semuanya telah siap, Anda bisa melanjutkan tahap pencarian downline. Seperti apa tahapan pencarian downline dari blog ini?

Tips Mendapatkan Prospek Dari Kegiatan Blogging

Secara umum, bisnis ini akan berhasil melalui 3 tahap. Ini dimulai dengan menemukan prospek, menjalin komunikasi, dan diakhir dengan mengajaknya. Di sini, kami tunjukkan caranya mendapatkan prospek dari kegiatan blogging secara urut.

1. Rutin Menyajikan Informasi

Langkah pertama ialah menyajikan informasi. Penyajian informasi dalam bisnis MLM ini tidak boleh secara vulgar. Misalnya dengan menunjukkan nama perusahaan atau produk.

Ini tidak disarankan. Alasannya adalah image MLM sudah buruk di mata sebagian masyarakat.

Ketika dilakukan, pengunjung akan segera menutup situs. Pengunjung akan beralih ke website lain. Ini berarti bahwa Anda sudah kehilangan prospek.

Lalu bagaimana caranya? Caranya adalah dengan menyajikan konten yang solutif. Konten yang dipublikasikan mampu memecahkan masalah yang sedang dihadapi oleh pengunjung.

Selain mempertimbangkan dalam penyajian konten, pastikan bahwa konten ini berhubungan dengan bisnis Anda. Misalnya bisnis ini menjual produk A, maka konten yang dibagikan masih berkaitan.

Maksudnya, Anda menyajikan sejumlah permasalahan dan solusinya. Di dalam satu paragraph, buat solusi terbaik yang nantinya mengajak orang untuk melakukan pembelian produk. Tetapi, usahakan tidak to the point agar kesannya tidak memaksa.

Konten seperti ini bisa dipublikasikan tiap waktu. Rutinlah membuat postingan. Dan jadwalkan waktu publish supaya situs terdongkrak ke halaman utama.

2. Promosikan Blog

Sembari menunggu kenaikan posisi situs ke halaman utama, Anda bisa mengimbanginya dengan mempromosikannya. Promosi ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan Google Ads, Youtube, FB Ads dan lain sebagainya.

Gunakan sebanyak mungkin opsi yang ada. Tujuannya supaya website Anda dikenali oleh masyarakat. Ketika blog sudah dikenal, orang akan lebih mudah untuk berkunjung ke situs.

Promosi seperti ini bisa dilakukan secara gratis atau berbayar. Kami sarankan untuk menggunakan versi berbayar. Karena, promosi ini lebih tertarget sehingga blog lebih cepat kedatangan pengunjung.

3. Sematkan Opt In dalam Halaman Blog

Blog ini perlu disetting dengan menempatkan opt in berupa email marketing. Ini ditempatkan sejak awal. Tujuannya untuk mengumpulkan calon prospek sebanyak mungkin.

Asumsinya ialah pengunjung yang datang tidak semuanya langsung mengambil keputusan untuk bergabung. Pengunjung terkadang perlu mengambil waktu untuk mempertimbangkan berbagai hal.

Dan email marketing yang disediakan ini kebanyakan akan dimanfaatkan. Gunanya untuk menemukan kepastian atau menemukan informasi yang terbaru. Informasi up to date ini diharapkan bisa meyakinkannya nanti.

Dengan kata lain, orang yang mengirimkan email pada Anda sebenarnya orang yang Anda cari. Hanya saja, masih ada keraguan untuk memulainya. Jadi, Anda hanya perlu meyakinkannya di kemudian hari.

4. Follow Up Secepatnya

Keinginan untuk segera memperoleh downline perlu diimbangi dengan tindakan nyata dari pebisnis. Jangan biarkan waktu Anda untuk menunggu. Ketika ada kesempatan, maksimalkan sebaik mungkin.

Email dari pengunjung yang sudah didapatkan bisa dihubungi secara langsung. Anda bisa mengirimkan pesan yang nantinya bisa diterima dengan tangan terbuka. Contohnya dengan memberikan tawaran kerja sama atau tawaran membeli produk.

Pesan yang dikirimkan perlu diikuti dengan penjelasan terkait kelebihan dari yang Anda tawarkan. Fokuslah untuk menjelaskan apa yang bakalan didapatkan. Tetapi, buatlah supaya pesan tersebut tampak tidak memaksa.

Yang paling baik ialah dimulai dengan menawarkan produk. Biasanya, orang lebih terbuka dalam hal pembelian produk ketimbang bekerja sama dalam bisnis. Karena orang membutuhkan manfaat dari produk.

Ketika produknya memang bermanfaat, nantinya Anda bisa tingkatkan ke tahap kerja sama. Orang yang terlanjur yakin biasanya mau menjadi rekan bisnis. Di sinilah bisnis Anda mengalami kemajuan.

Nah, bagaimana jika mengalami penolakan? Jika terjadi penolakan dari satu orang, alihkan pada target lainnya. Toh, Anda sudah memiliki puluhan atau ratusan email yang terdaftar.

Gunakan gaya bahasa yang agak berbeda dari sebelumnya. Perbaiki cara komunikasinya. Secara perlahan, Anda akan segera pecah telor dalam memperoleh downline.

Akhirnya, Anda yang memutuskan apakah ingin segera mengalami kemajuan atau tidak. Apabila berharap memajukan bisnis tanpa mengunjungi orang, membangun blog untuk bisnis MLM adalah pilihan yang sangat bijak. Setelah itu, Anda bisa kombinasikan dengan penggunaan email marketing untuk bisnis MLM. Jadi, Anda akan memiliki bisnis yang benar-benar bisa Anda jalankan dari rumah, tanpa harus keluar rumah.

author
No Response

Leave a reply "Kiat Pecah Telor Dari Membangun Blog Untuk Bisnis MLM"