bisnis joybiz

Menangkap Peluang MLM Terbaru dan Memanfaatkan Ceruk Pasar Online

Diakui atau tidak, dunia bisnis secara umum adalah dunia yang sangat dinamis yang selalu mengalami pasang surut, bisnis multi level marketing atau MLM contohnya. Tumbangnya satu perusahaan MLM, malah menciptakan ribuan perusahaan sejenis, sehingga menciptakan peluang MLM terbaru dari perusahaan-perusahaan MLM yang muncul kemudian.

 

Kesuksesan sebuah perusahaan terletak pada seberapa bagus pemasaran yang dilakukan. Sales atau pemasar dalam hal ini menjadi penentu apakan sebuah bisnis akan terus berjalan atau berhenti stagnan atau bahkan tutup buku alias bankrut. Sehingga persaingan metode pemasaran antar perusahaan MLM menciptakan dinamisasi dan inovasi yang terus berkembang.

 

Dalam peta persaingan lintas generasi, persaingan bisnis multi level marketing atau dikenal juga dengan pemasaran berjenjang ini tidak pernah mati. Walaupun dulu bisnis ini banyak digeluti oleh generasi X atau bahkan generasi baby boomers, saat ini tidak sedikit anak muda dari generasi Y atau mashur dengan generasi milenial dan generasi Z yang menekuninya dan mencatat kesuksesan dalam menjalankan bisnis multi level marketing.

 

Metode pemasaran yang dilakukan generasi X tentu berbeda dengan para generasi milenial dan Z. Jika generasi X lebih fokus menciptakan jaringan dan pemasaran melalui hubungan person to person atau pendekatan pribadi, dengan cara berkunjung ke tiap-tiap rumah menawarkan barang dagagannya atau door to door. Maka, Gen Y dan Z lebih suka menggunakan media daring atau online sebagai media pemasarannya.

 

Kata kuncinya yang membedakan perusahaan MLM dulu dengan sekarang adalah internet. Ya, gadget atau media online secara keseluruhan menjadi kunci pembeda dalam menciptakan lompatan-lompatan bisnis dalam menciptakan peluang MLM terbaru. Istilahnya, tanpa adanya internet mustahil booming bisnis multi level terjadi.

 

Maka, mau tidak mau channel-channel yang terbentuk dari perkembangan internet menjadi ujung tombak dari pemasaran berjenjang ini.

 

Internet, Gadget dan Optimasi Pemasaran MLM

 

Internet adalah sebuah anugrah perkembangan teknologi. Karena paska munculnya internet, banyak perusahaan digital melibas perusahaan konvensial dan memaksa semua bisnis untuk mengkselerasi kinerjanya melalui internet.Relasi-relasi bisnis mampu diajak melompat dan melambung bersamaan dengan hadirnya internet di Indonesia semenjak tahun 90-an.

 

Begitu juga dengan perkembangan gadget atau gawai elektronik, penggunaan ponsel misalnya. Kini tak ada rumah yang tidak ada ponsel nya. Terlebih setelah pasar ponsel dipenuhi produk ponsel murah dari negeri Tiongkok.

 

Hal ini menciptakan peluang baru pemasaran di berbagai bidang, terutama pemasaran produk MLM yang cukup sulit dijual secara meyakinkan jika harus dilakukan oleh seorang pelajar misalnya. Banya sekali pelajar di sekolah menangah atas dan anak kuliahan benar-benar memaksimalkan peluang MLM terbaru ini.

 

Dengan banyak-banyak memanfaatkan teknologi internet dan gadgetnya, para mahasiswa dan pelajar betul-betul menikmati hadirnya berkah teknologi internet. Mencari downline yang biasanya cukup sulit, kini tinggal klak klik dari laptop atau smartphone, dowline pun didapat.

 

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menciptakan atau menggaet jaringan dan downline dalam pemasaran multi marketing mengoptimalkan internet. Setidaknya ada lima saluran yang sering digunakan oleh pemasar jaringan dalam memasarkan produk-produknya. Apa saja? Simak penjelasannya di bawah ini.

 

Tiga Channel Penggaet Downline Menggunakan Internet

Andai internet belum ada, bisa dipastikan peluang MLM terbaru melalui pemasaran internet tidak terjadi. Nah, jika anda ingin meningkatkan atau menciptakan jaringan downline menggunakan media internet, maka gunakanlah lima senjata yang ampuh untuk memasarkan dan mendapatkan jaringan downline.

#Website/weblog

Hari ini siapa yang tak kenal website atau weblog? Hampir semuanya mengetahui atau paling tidak pernah mendengarnya, bahkan generasi baby boomers sekalipun! Ya, situs www atau world wide web adalah salah satu senjata yang dapat anda gunakan dalam strategi memasarkan produk atau menggaet dowline.

Sukur kalau perusahaan MLM tempat anda menjual produknya memberikan website duplikatnya untuk memasarakan produknya. Kalaupun tidak, dan anda tidak mengerti cara pembuatannya, anda bisa menginvestasikan sedikit dana anda untuk membuat sebuah website yang berisi materi promosi produk MLM anda.

Banyak sekali jasa pembuatan website yang cukup ramah dengan kantong anda. Cukup dengan beberapa ratus ribu, website sudah jadi

 

#Media Sosial

Setelah anda memiliki sebuah website, tentu value atau nilai produk yang anda tawarkan semakin menguat. Nah, langkah berikutnya adalah maksimalkan media sosial untuk berpromosi singkat dan padat dengan mencantumkan link website anda.

Untuk diketahui, Indonesia adalah negara dengan ratusan juta pengguna facebook, puluhan juga pengguna media sosial video youtube, puluhan juta pengguna media sosial instagram.

Lalau, langkah berikutnya anda juga bisa memperkuat brand posisi anda menggunakan media komunikasi berikutnya yaitu messaging apps atau aplikasi percakapan.

 

#Aplikasi Percakapan atau Messaging Apps

Jangan tanggung-tanggung jika anda sudah masuk ke dunia pemasaran berjengan alias MLM, potensinya yang menggiurkan setara dengan effort yang mesti dilakukan. Jika anda sudah memaksimalkan media promosi dari website dan media sosial, maka maksimalkan juga aplikasi percakapan.

BBM, Whatssap, Line adalah tiga di antara aplikasi percakapan yang musti anda gunakan untuk promosi produk MLM anda.

 

Dengan memaksimalkan tiga channe diatas, anda dapat memaksimalkan peluang MLM terbaru yang tercipat dari perkembanganan dunia internet. Juga, banyaknya channel pemasaran dan penggaet jaringan ini, menunjukkan potensi dari media internet ini tengah menanti anda untuk anda maksimalkan sebagai media promosi produk-produk terbaik anda. Anda siap?

 

 

Joybiz Indonesia
author
No Response

Leave a reply "Menangkap Peluang MLM Terbaru dan Memanfaatkan Ceruk Pasar Online"