Luar Biasanya Strategi Email Marketing Untuk Rekrut Downline

Bisnis MLM berkembang pesat melalui kecanggihan teknologi. Pemanfaatan blog sebagai media promosi dengan target luas mulai diterapkan. Salah satu elemen yang digunakan untuk mendukung kegiatan ini ialah email marketing untuk rekrut downline.

Masalahnya, masih banyak pemilik blog yang membiarkannya begitu saja. Asumsinya ialah user yang tertarik akan melakukan pembelian atau sebagainya. Jadi, cukup dengan memberikan value dalam blog, user yang tertarik akan mengambil sebuah tindakan.

Jika Anda memiliki pandangan seperti ini, Anda perlu berpikir ulang. Meskipun tampak sangat sederhana, email marketing nyatanya lebih powerful. Di sini, kami akan menunjukkan efektivitasnya sekaligus alasan mengapa Anda disarankan untuk menggunakannya.

Apa Itu Email Marketing?

Email marketing merupakan sebuah strategi pemasaran dengan memanfaatkan email. Pemilik website menempatkan sebuah kolom khusus untuk digunakan oleh user. Yakni memasukkan email dengan senang hati sebagai bagian dari subscriber.

Alasan user mau memasukkan email lantaran ingin mendapatkan keuntungan. Salah satunya ialah update mengenai informasi terbaru. Baik itu berupa produk maupun informasi penting lainnya.

Informasi atau produk ini diberitahukan oleh pemilik website. Informasinya dijelaskan dengan kalimat singkat namun menjual. Dan Anda bisa membuatnya sendiri atau meniru dan memodifikasi dari website lainnya.

Apabila user merasa butuh, hampir pasti jika user akan memasukkan alamat email ke dalam kolom yang disediakan. Email ini akan Anda simpan. Nantinya bisa digunakan untuk keperluan dalam memajukan bisnis. Contohnya menawarkan layanan atau produk secara langsung.

Efektivitas Dari Email Marketing Untuk Rekrut Downline

Pemanfaatan email marketing untuk rekrut downline bukan tanpa sebab. Ini dipengaruhi oleh keefektifan dari strategi pemasaran tersebut. Meskipun kenyataannya strategi ini kalah populer dibandingkan dengan Facebook atau media sosial lainnya.

Kalah di sini maksudnya berkaitan dengan jumlah penggunanya. Email marketing tampak masih sedikit ditinggalkan. Dan facebook tampak lebih banyak digunakan oleh hampir seluruh pebisnis.

Meskipun begitu, bukan berarti bahwa email marketing ini sudah tidak relevan. Malah sebaliknya, strategi ini memiliki tingkat keefektifan lebih baik. Khususnya dalam hal penjualan atau penawaran produk.

Keefektifannya didukung oleh sebuah penelitian. Penelitian ini dilakukan oleh perusahaan analytic Custora. Perusahaan ini membuat studi tentang perbandingan antara email marketing, facebook dan lain sebagainya dalam hal pemasaran.

Studi ini dilakukan selama kurang lebih 4 tahun di 14 industri. Hasilnya, email marketing memberikan hasil signifikan dalam hal penjualan. Penjualan produk meningkat sekitar 2 kali lipat dibandingkan dengan menggunakan facebook dan twitter.

Dari sini bisa disimpulkan bahwa keefektifan email marketing jauh lebih tinggi. Makanya, tidak salah bila Anda menerapkan strategi ini. Baik untuk merekrut downline maupun menjual produk bisnis apapun.

Alasan Pebisnis Menggunakan Email Marketing

Tidak hanya memiliki manfaat dalam peningkatan penjualan, strategi ini dipilih dengan berbagai alasan yang masuk akal. Di antara alasannya adalah sebagai berikut ini.

1. Dimiliki Oleh Hampir Setiap Orang

Tidak dipungkiri bahwa pengguna internet kebanyakan sudah memiliki email. Apalagi pemilik smartphone. Karena pada dasarnya, smartphone baru bisa digunakan ketika perangkatnya disisipi dengan alamat email untuk pendaftaran.

Email ini juga sudah menjadi kebutuhannya setiap hari. Misalnya untuk berkirim informasi atau data ke seluruh relasinya.

Besarnya penggunaan email tentu tidak boleh diabaikan begitu saja. Sebagai pebisnis, ini menjadi keuntungan bagi Anda. Anda bisa mengantongi data calon pembeli dari email yang didaftarkan pada email marketing yang disediakan.

Dari data ini, Anda bisa mempertahankan user. User akan terikat dalam website. Dan Anda bisa melakukan apapun untuk berkomunikasi melalui data yang Anda miliki. Contohnya untuk merekrut downline.

2. Memudahkan Follow Up

Email marketing untuk rekrut downline terbilang sangat mudah jika dilihat dari cara kerjanya. Seorang upline hanya memerlukan sebuah data dari masyarakat. Data ini menjadi alamat di mana nantinya bisa dipergunakan untuk kebutuhan perekrutan.

Cara kerja strategi ini hanya menjaring orang yang benar-benar tertarik untuk mengikuti. Email dilampirkan, nantinya dikumpulkan oleh pemilik situs. Pada akhirnya, pemilik bisa menawarkan produk atau menjadikannya sebagai downline.

Yang paling penting, strategi ini bisa bertahan lebih lama. Orang yang awalnya hanya berkunjung bisa di konversi di hari kemudian.

Ini merujuk pada fakta di lapangan. Fakta menunjukkan bahwa tidak semua visitor langsung melakukan pembelian produk. Visitor baru terkadang hanya mampir untuk mencari informasi yang diperlukan.

Informasi ini dijadikan pembanding dengan informasi yang disajikan oleh pebisnis lain. Ketika konten yang dibagikan lebih menarik, ada kemungkinan bahwa pengunjung akan mengikuti perintah Anda seperti memasukkan emailnya.

Meskipun belum mengambil keputusan untuk membeli, Anda tidak perlu khawatir. Secara, orang membutuhkan banyak pertimbangan. Misalnya berkonsultasi dengan keluarga sebelum berpartisipasi atau melakukan pembelian.

Dan ini menjadi kesempatan bagi Anda. Melalui email yang dikirimkan, Anda bisa follow up pengunjung tersebut.

Anda bisa menawarkan produk atau merekrutnya. Pada saat itu, jalin komunikasi yang baik dengan calon downline. Tunjukkan value yang mana bisa membuat orang tertarik untuk mengikuti.

Apabila seseorang mulai tertarik, Anda bisa mengambil langkah pasti dengan menawarkan produk. Akhirnya, orang bisa di rekrut atau dijadikan pembeli produk saat itu juga.

3. Mempercepat Penawaran Produk

Sebagai pebisnis, kendala yang dihadapi ialah menemukan pelanggan. Masalahnya, kunjungan ke website belum tentu bisa di konversi menjadi pembeli. Ini berarti bahwa calon konsumen hanya sekian persen dari kunjungan tersebut.

Konsumen yang memiliki ketertarikan ini biasanya ditandai dengan kemauan untuk memasukkan email. Ini berarti bahwa orang tersebutlah yang sebenarnya menjadi target utama.

Ketika sudah ada ribuan email, tentunya Anda butuh sebuah cara untuk memasarkan produk. Ribuan user ini bisa dipilih sebagian atau keseluruhan. Tergantung siapa saja yang dinilai memiliki kesiapan untuk berpartisipasi.

Dengan memanfaatkan email marketing, Anda bisa mengirimkan penawaran dalam hitungan detik. Pesan ini akan masuk ke email yang ditargetkan.

Dari sini, lihat siapa saja yang memberikan respon. Ketika memperoleh balasan, berikan tanggapan yang ramah. Dan jadilah trend setter dalam hal komunikasi agar mampu merekrut orang secepatnya.

4. Potensi Dibuka Semakin Besar

Faktanya, email ini sifatnya personal. Sifatnya yang pribadi membuat pesan yang masuk kemungkinan besar untuk dibuka oleh pemiliknya.

Pesan ini akan dibaca. Selanjutnya dipelajari dengan baik. Ketika pesan yang terkirim berisi tentang informasi positif, penerimanya kemungkinan akan memberikan balasan.

Balasan ini bisa berupa pertanyaan untuk memastikan. Jika Anda bisa meyakinkannya, orang tersebut bisa menjadi downline seperti yang diharapkan.

Melihat alasan ini, pebisnis menyadari manfaat luar biasa dari email marketing. Setiap pebisnis kebanyakan akan menempatkannya pada blog utamanya. Strategi ini ditempatkan pada posisi yang mudah dilihat. Lantas diisi dengan kalimat yang mengundang orang untuk memasukkan alamat emailnya.

Bila Anda saat ini mengalami kesulitan dalam menemukan pelanggan, tidak ada salahnya untuk menguji strategi baru. Buat blog yang menarik dengan konten yang informative. Serta jangan lupa untuk menerapkan strategi email marketing untuk rekrut downline dalam blog.

author
No Response

Leave a reply "Luar Biasanya Strategi Email Marketing Untuk Rekrut Downline"