bisnis joybiz

Mengenali Bisnis MLM Yang Baik Dan Sehat Dari Luar Dan Dalam

strategi membangun bisnis MLM

Dalam dunia bisnis yang makin canggih dan modern, semua jenis usaha atau bisnis memiliki peluang yang sama untuk berkembang dan bertumbuh. Asalkan pelaku bisnis dapat mengikuti perkembangan teknologi yang ada dan memanfaatkannya dengan baik.

Salah satu bisnis yang mulai dilirik masyarakat adalah bisnis dengan sistem MLM (Multi Level Marketing). Pada dasarnya MLM adalah sebuah sistem pemasaran berjenjang dan berantai, melalui para member nya.

Member sebagai penjual tidak hanya mendapatkan keuntungan penjualan pribadi saja tetapi juga berhak atas penjualan downline yang mereka rekrut. Di Indonesia sudah banyak bisnis MLM yang berkembang, dengan berbagai produk yang mereka tawarkan untuk di jual.

Anda harus hati-hati apabila ingin masuk ke dalam bisnis MLM, harus mengetahui mana saja bisnis MLM yang baik. Sehingga saat memutuskan akan ikut terjun dalam bisnis MLM anda sudah tahu akan memilih yang mana.

5 Ciri-Ciri Bisnis MLM Yang Baik

Seperti bisnis konvensional, bisnis MLM juga bisa dilihat mana yang baik dan mana yang tidak baik. Dengan memperhatikan ciri-ciri nya, maka anda kan mengetahui bisnis MLM mana yang baik untuk diikuti. Berikut ini adalah ciri-cirinya:

1. Produk Yang Dijual Jelas Adanya

Dalam sebuah bisnis, produk yang di jual adalah syarat mutlak baik itu berupa barang atau pun jasa. Bisnis bisa dijalankan dengan baik apabila ada produk yang dijual, dalam sistem MLM pun demikian, harus benar-benar menjual barang atau jasa. Apabila tidak ada barang atau jasa yang dijual, dan hanya menjalankan sistem MLM nya, itu bisa disebut money game.

MLM yang baik memiliki berbagai macam produk dan dibutuhkan oleh banyak orang. Karena apabila produk beragam, maka member sebagai sales tidak akan mengalami kesulitan dalam melakukan penjualan.

Carilah produk yang sudah ada sertifikasi BPOM yang sudah di tracking dengan nomor yang sesuai akan memudahkan anda dalam memasarkan dan terbukti aman, karena banyak MLM yang produknya belum BPOM sudah dikerluarkan atau di pasarkan

2. Sistem Adil Bagi Semua Member

Bisnis MLM yang baik akan memberi keuntungan bagi semua member nya, sistem yang diberlakukan adil bagi semua member. Maksudnya adalah, siapa yang bekerja keras maka dialah yang akan sukses duluan, tidak peduli dia up line atau downline.

Waktu bergabung tidak diperhitungkan, namun kerja keras membangun jaringan yang akan diperhitungkan dalam memberikan rewards. Bukan hanya member yang gabung duluan alias up line yang dapat keuntungan, tetapi downline juga bisa membangun jaringannya sendiri.

Sehingga downline akan bisa memimpin sebuah jaringan sendiri seperti up line nya. MLM yang menerapkan sistem seperti itu dapat dipastikan bahwa MLM tersebut sehat.

Carilah sistem marketing plan yang realistis dan yang lebih baik tentu yang sudah punya sertifikasi SIUPL karena itulah syarat utama bisnis MLM.

3. Memiliki Badan Hukum Yang Jelas

Bisnis MLM dikatakan baik tentu saja harus dinaungi oleh perusahaan yang memiliki badan hukum yang jelas. Hal itu penting karena untuk menanamkan kepercayaan konsumen atau calon member kepada bisnis yang anda jalankan.

Pilihlah perusahaan MLM yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT), memiliki SIUPL dan NPWP. Dan yang tidak kalah penting terdaftar di APLI (Asosiasi Penjual Langsung Indonesia) adalah wadah berbagai perusahaan MLM yang ada di Indonesia. APLI didirikan karena aturan hokum di Indonesia yang belum baku dalam mengatur penjualan langsung. Karena hal itu perusahaan-perusahaan MLM membuat aturan bersama dan kode etik yang disepakati bersama.

4. Memiliki Support System Yang Baik Untuk Mendukung Member

Support system pasti dibutuhkan oleh semua member perusahaan MLM, maka dari itu perusahaan harus punya itu. Apabila perusahaan memiliki sistem pendukung yang baik maka bisnis MLM akan berjalan dengan lancar.

Karena para member dapat dengan mudah menjalankan proses jual beli. Penjualan produk akan berjalan lancar dengan adanya sistem pendukung dari perusahaan baik secara online dan offline.

Tidak terkecuali bantuan up line terhadap downline agar bisa secepat mungkin menjalankan sistem MLM.

Support sistem bisa online atau offline dengan tujuan untuk mempercepat pertumbuhan donwline. Jika company tidak membentuk support sistem maka perlu anda pertanyakan karena hahekatnya bisnis MLM itu tidak hanya mengandalkan member di lapangan, perlu support dari perusahaan

5. Harga Produk Yang Dijual Masuk Akal

Harga produk juga bisa dijadikan indikator sebuah perusahaan memiliki bisnis MLM yang baik atau tidak. Nominal harga yang ditawarkan harus sesuai dengan kualitas produk yang ditawarkan, dan tidak terlalu tinggi jika dibanding dengan pasaran.

Apabila demikian bisa dipastikan bisnis MLM tersebut baik atau sehat. Hal tersebut berarti perusahaan tidak menggunakan margin yang tinggi dari harga produk nya untuk menutupi biaya sistem mereka.

Karena perusahaan MLM yang baik memberi reward pada member dari jumlah pembeli produknya yang banyak. Dan bukan dari laba penjualan yang didapatkan dengan harga produk yang dilipat gandakan, jauh di atas harga pasar.

Joybiz Indonesia
No Response

Leave a reply "Mengenali Bisnis MLM Yang Baik Dan Sehat Dari Luar Dan Dalam"