bisnis joybiz

6 Kelemahan Dalam Menjalankan Bisnis MLM

No comment 45 views

Berkecimpung dalam dunia bisnis Multi Level Marketing (MLM) tidak selalu menarik bagi sebagian besar orang. Label buruk pun banyak menghinggapi bisnis ini mulai dari bisnis MLM itu haram, bisnis MLM itu menipu, hingga bisnis MLM itu bikin hidup susah pada akhirnya. Fakta di lapang tak sedikit orang yang merasa tertipu dengan sistem bisnis MLM setelah mereka bergabung dengan perusahaan MLM tersebut. Tidak hanya itu, saking merasa tertipunya ada pula orang yang mengganggap bahwa orang-orang yang terlibat dalam bisnis MLM itu adalah penipu.

Dilansir dari laman caradaninfo3.blogspot.com, ada beberapa alasan yang mendasari mengapa mereka dapat berpikir negatif semacam itu dan hal ini jugalah yang menjadi kelemahan dari bisnis MLM.

1. Produk MLM Mahal

Kebanyakan produk-produk yang dijual oleh MLM dibanderol dengan harga yang terbilang mahal, padahal meskipun harganya mahal kualitas yang dimiliki dari produk tersebut belum tentu sebanding. Dengan harga jual yang mahal, ini menjadikan kantong dompet kita dapat terkuras dengan cepat. Contohnya, produk kecantikan (pemutih wajah) yang dijual oleh suatu MLM, rata-rata memiliki harga yang mahal-mahal. Tak sedikit orang yang telah membeli dan mulai rutin menggunakannya hingga berbulan-bulan namun produk tersebut tidak memberikan efek apapun pada kulit wajah, terkadang apabila kulitnya sensitif dan tidak cocok malah bisa menimbulkan masalah bagi wajah.

2. Downline Selalu Dimanfaatkan Upline

Apabila Anda belum memiliki downline di dalam bisnis MLM, dapat dipastikan Anda hanya akan menderita tanpa mendapatkan keuntungan apa-apa. Di dunia bisnis MLM, Upline dapat memperoleh keuntungan dari Downline-nya. Dengan kata lain, sebagai Upline harus bisa memanfaatkan adanya Downline, jadi keuntungan yang didapatkan Upline itu salah satu asalnya dari Downline. Semakin banyak downline yang dimiliki maka semakin banyak pula keuntungan yang akan didapatkan. Namun sebaliknya bila Anda tidak bisa mendapatkan Downline (korban baru), Anda tidak akan mendapatkan apa-apa.

3. MLM= Multi Lie Marketing

Para pelaku bisnis MLM selalu menawarkan janji-janji manis dan bonus-bonus yang menarik kepada para anggotanya apabila mereka dapat mencapai target atau level tertentu. Hadiah dan bonus yang ditawarkan bukan main fantastisnya, hadiahnya dapat berupa uang tunai dari puluhan hingga ratusan juta, liburan ke luar negeri, hingga mobil terbaru. Namun, kebanyakan hadiah dan bonus tersebut hanyalah dusta belaka.

Tidak semua anggota MLM yang memenuhi syarat dan target bisa mendapatkan hadiah itu. Apabila hadiah dan bonus tersebut hanya omong kosong tanpa bukti, dapat dikatakan bisnis MLM adalah bisnis yang mengandalkan multi lie (kebohongan bertingkat). Upline diharuskan berbohong kepada para korban baru dengan iming-iming hadiah dan janji-janji. Downline-nya pun juga turut harus berbohong kepada orang lain untuk merekrut anggota baru.

4. MLM Tidak Bertahan Lama

Rata-rata, anggota MLM hanya kuat bertahan di bisnis ini kurang lebih 1-3 tahun. Mereka memutuskan untuk keluar menarik diri dan mundur karena bisnis ini dinilai sangat merugikan. Apabila yang keluar atau mundur adalah downline, dampaknya tidak terlalu besar. Akan tetapi apabila yang keluar atau mengundurkan diri adalah upline semua downlinenya bisa kelimpungan.

5. MLM Mempunyai Citra Buruk

Kebanyakan orang menganggap dan berpikir bahwa bisnis MLM ini merupakan bisnis tidak jelas dan isinya hanya tipu-menipu. Anda dapat bertanya langsung kepada mantan anggota MLM, tentunya dia tahu banyak bisa mengatakan berbagai keburukan serta kebobrokan bisnis MLM yang mungkin tidak diketahui orang lain. Di Indonesia, para pelaku bisnis MLM juga dipandang sebelah mata. Mereka dinilai hanya sebagai pemimpi dan pembual yang kerjanya hanya mengoceh.

6. MLM Menguntungkan Sedikit Orang dan Merugikan Banyak Orang

Pada bisnis MLM yang paling dituntungkan dalam bisnis ini adalah orang yang berada di posisi puncak dalam piramida sistem bisnis jaringan MLM ini. Dia dapat mengambil banyak keuntungan dari downlinenya dengan bebas. Sebaliknya, downlinenya hanya akan terus diperas oleh sang upline. Sebagian besar anggota MLM memang hanya untuk perasan karena mereka diharuskan untuk membayar biaya pendaftaran yang memang cukup mahal dan belum diwajibkan juga untuk belanja produk MLMnya yang belum tentu ada manfaatnya.

Demikianlah pembahasan mengenai 6 kelemahan dalam menjalankan bisnis MLM. Semoga setelah membawa artikel ini wawasan Anda dapat bertambah dan tentunya semoga bermanfaat untuk Anda semua. Sekian dan terimkasih.

Joybiz Indonesia
author
No Response

Leave a reply "6 Kelemahan Dalam Menjalankan Bisnis MLM"