bisnis joybiz

7 Ciri MLM Yang Disarankan Untuk di Jalani

mlm yang bagus untuk dijalani

7 Ciri MLM Yang Disarankan Untuk di Jalani

Siapa yang tidak kenal bisnis Multi Level Marketing atau bisnis MLM yang saat ini semakin menjamur di masyarakat kita, pasti kebanyakan orang sudah mengenal bisnis ini. Bisnis MLM sebenarnya cukup menjanjikan dan cukup mudah dijalankan, sayangnya banyak pendapat negatif yang beredar dari masyarakat kita tentang bisnis satu ini.

Yah, hal ini dikarenakan banyaknya penipuan yang berkedok bisnis MLM da nada pula pendapat bahwa bisnis MLM ini haram karena menguntungkan member lama dan merugikan member baru. Namun apakah bisnis MLM sepenuhnya haram?

Membahas mengenai MLM yang diperbolehkan dalam Islam maka kita harus mengacu pada fatwa MUI tentang PBLS atau Pedoman Penjualan Langsung Berjenjang Syariah. Aturan yang membahas hal ini dapat anda lihat dari Fatwa MUI nomor 75/DSN-MUI/VII/2009.

Selain itu ada fatwa MUI lainnya yang bisa menjadi acuan yaitu No.83/DSN-MUI/VI/2012 yang mengatur tentang Penjualan Langsung Berjenjang Syariah Jasa Perjalanan Umroh. Dari sana sudah di jelaskan ada 12 persyaratan atau ciri-ciri sebuah MLM yang diperbolehkan dalam islam, apa saja cirinya? Berikut penjelasannya.

1. Memiliki Produk Nyata

Ciri bisnis MLM yang diperbolehkan dalam Islam pertama adalah memiliki produk yang nyata. Artinya bisnis MLM tersebut memiliki obyek transaksi riil dalam perjual-beliannya, yaitu berupa barang-barang atau sebuah jasa. Jadi anda harus menghindari bisnis MLM yang tidak memiliki barang atau jasa yang jelas dan nyata karena sangat rawan akan penipuan.

2. Barang Atau Jasa Bukan Sesuatu Yang Haram

Sangat jelas, bahwa islam mengatur segala sesuatunya dengan rinci dan lengkap. Ada beberapa barang atau jasa yang tidak boleh diperjual belikan dalam islam, misalnya saja menjual makanan-makanan atau produk-produk dari bahan-bahan yang sudah diharamkan. Hal ini juga yang membuat sebuah bisnis MLM haram atau halal, anda harus mengetahui dengan pasti bahwa bisnis MLM yang anda pilih tidak memperdagangkan produk-produk yang diharamkan oleh Islam.

3. Transaksi Tidak Mengandung Unsur Yang Diharamkan

Ada beberapa transaksi jual beli yang tidak diperbolehkan dalam islam. Misalnya saja transaksi yang mengandung unsur gharar, masyir, riba, dzulm, maksiat da dharar. Transaksi seperti ini jelas merugikan salah satu pihak sehingga mendzolimi orang lain dan tidak diperbolehkan. Oleh karena itu sebuah bisnis MLM yang di perbolehkan dalam islam tidak mengandung unsur-unsur yang sudah disebutkan di atas.

4. Tidak Memiliki Kenaikan Harga Yang Drastis

Produk-produk yang dijual dalam bisnis MLM adalah produk-produk yang umum atau biasa digunakan di masyarakat. Meskipun cara penjualan dan merknya berbeda namun jangan sampai ada kenaikan harga atau biaya yang terlalu berlebihan sehingga merugikan orang lain yang menjadi konsumennya. Terlebih jika harga mahal tersebut tidak sesuai dengan kualitas yang diberikannya tentunya menjadi tidak diperbolehkan dalam Islam.

5. Komisi Karena Prestasi Kerja

Bisnis MLM yang diperbolehkan dalam Islam adalah bisnis MLM yang memberikan komisi kepada anggotanya sesuai dengan prestasi kerjanya. Misalnya saja volume atau nilai hasil jual produk tersebut dan hal itu harus jadi pendapatan utama. Jangan sampai bisnis MLM menguntungkan pihak upline yang tidak bekerja namun justru tidak menguntungkan downline yang sudah bekerja dengan keras.

6. Bonus Dan Jumlah Transaksi Jelas

Saat bergabung menjadi member MLM anda akan dimintai biaya pendaftaran dan akan diberikan ganti dengan sejumlah produk MLM tersebut. Yang harus dipastikan di sini adalah besaran atau harga dari produk tersebut harus sesuai degan jumlah biaya pendaftaran tidak boleh lebih murah.

7. Tidak Diperbolehkan Memberikan Komisi Secara Pasif

Perusahaan tidak boleh memberikan komisi kepada anggota karena bonus secara pasif tanpa melakukan pembinaan terlebih dahulu. Atau didapatkan tanpa mendapatkan prestasi penjualan suatu barang atau jasa tersebut.

Masih ada beberapa ciri bisnis MLM yang disarankan, misalnya saja harus adil dalam pembagian bonus, tidak ada sistem perekrutan yang mengandung unsur yang bertentangan dengan aqidah Islam misalnya saja unsur maksiat, kultus, syirik dan lainnya. Setiap upline harus membina dengan baik anggota baru atau member baru, serta tidak melakukan kegiatan money game.

Joybiz Indonesia
No Response

Leave a reply "7 Ciri MLM Yang Disarankan Untuk di Jalani"