bisnis joybiz

Mau Sukses di Bisnis MLM? Ini Caranya

No comment 40 views

Bisnis MLM atau multi level marketing beberapa tahun terakhir menjadi buah bibir di pelosok negeri. Anda juga mungkin pernah mendengar obrolan teman-teman disekeliling anda tentang MLM. Banyak simpang siur berita negatif, namun ada juga berita positif terkait MLM.

 

Seperti diketahui, sistem pemasaran berjenjang atau MLM memiliki potensi yang luar biasa. Adanya level posisi atau karier dalam perusahaan lain, memungkinkan seorang pemasar berjenjang ini memiliki income yang tinggi bahkan hingga ratusan juta serta kebebasan finansial kapanpun dia mau. Tentu effort yang dikeluarkan untuk sampai pada level tertinggi ini cukup besar. Bagaimana tidak? Selain harus berhasil melakukan penjualan sesuai target perusahaan MLM, anda juga harus mampu menciptakan jaringan downline.

 

Memang jaringan downline yang solid dan terprogram inilah yang nantinya mampu memberikan hasil pasive income yang luar biasa, selain juga prosentase hasil keuntungan dari penjualan pribadi di tiap-tiap perusahaan MLM juga cukup besar, yaitu di kisaran 30-100% dari tiap item, tergantung kebijakan perusahaan. Jadi, menjalankan bisnis MLM-nya saja tanpa membangun sistemnya sebenarnya sudah cukup menguntungkan, jika berhasil menjual produk-produk MLM.

 

Bisnis MLM adalah Bisnis Penipuan?

Tidak dipungkiri juga bahwa dalam sistem pemasaran berjenjang ada sistem perekrutan downline. Akan tetapi, sistem perekrutan downline ini hanyalah upaya menciptakan pasar yang nantinya menjadi support perusahaan MLM untuk menyerap produk-produk yang dihasilkan.

 

Namun anda harus hati-hati ketika memutuskan untuk bergabung dengan perusahaan MLM. Jangan sampai niat anda untuk berbisnis malah hancur karena terjebak dalam tipuan perusahaan yang mengatasnamakan MLM.

 

Kalau ada penawaran bisnis MLM, tapi yang dilakukan hanya menawarkan harga paket bisnisnya tanpa melakukan kegiatan penjualan apapun, maka hampir bisa dipastikan yang dilakukan itu adalah money game semata.

 

Paling tidak ada tiga hal yang harus anda perhatikan ketika anda sudah mantap untuk terjun di dunia pemasaran berjenjang atau multi level marketing. Kalau sebuah perusahaan MLM memiliki ciri yang disampaikan di bawah, ada kemungkinan perusahan tersebut benar-benar perusahaan MLM dan bukan money game atau bahkan ponzi scheme.

 

#Track Record Perusahaan

Perusahaan MLM di Indonesia hampir semuanya terdaftar di dalam asosiasi yang bernama APLI atau asosiasi penjualan Langsung Indonesia. Nah, jika anda mendapatkan penawaran bisnis MLM, coba perhatikan perusahaannya, kapan berdirinya, bagaimana kinerja perusahannya, dan yang lebih penting lakukan pengecekan langsung ke website APLI.

Walaupun ada kemungkinan ada perusahaan yang sudah lama eksis dan lama berdiri di Indonesia, produk yang dijual juga sudah lumayan banyak tersedia di distributor atau stokis, namun perusahaannya enggan mendaftar di APLI.

Umumnya, perusahaan ponzi schem atau money game yang berkedok MLM dan tidak memiliki skema bisnis MLM sama sekali, tidak ada yang berumur lama. Hal ini disebabkan karena tersendatnya arus cashflow perusahaan tersebut.

 

#Perhatikan Produk-produknya

Menilik dari namanya, multi level marketing atau sistem pemasaran berjenjang sudah menjelaskan apa dan bagaimana seharusnya sebuah perusahan MLM itu berjalan. Sebuah perusahaan MLM haruslah perusahaan yang menjual produknya melalui distributor-distributor atau anggota pemasaran dari MLM itu sendiri.

 

Oleh karena itu, jika anda ikut MLM tapi tidak menemukan produk-produk yang harus dijual kepada konsumen, maka patut dicurigai perusahaan tersebut bukanlah perusahaan MLM kecuali namanya saja. Bahkan, profit member tidak didapatkan kecuali dengan merekrut anggota baru dan membayar sejumlah uang untuk pembelian paket bisnis atau investasi.

 

Jadi, setiap anda hendak bergabung dengan bisnis MLM apapun namanya, lihat kembali apa saja produk yang ditawarkan perusahaan tersebut untuk member dan untuk konsumen secara umum.

#Awas Money Game!

Beberapa tahun terakhir ini, seringkali ditemukan dalam masyarakat berita-berita penipuan berkedok MLM. Biasanya diawali dengan direkrutnya tokoh masyarakat dalam sebuah sistem bisnis yang tidak jelas bentuknya, kecuali mengumpulkan uang dari masyarakat untuk diinvestasikan dalam bisnis tertentu, tanpa menyebutkan apa basis investasi yang dimaksud.

 

Kemudian, tokoh tadi akan mengajak masyarakat agar bergabung dalam sistem tadi. Dan menjanjikan prosestase dari setiap anggota yang berhasil direkrut. Demikian seterusnya hingga perusahaan gagal bayar keuntungan yang dijanjikan.

 

Barulah kenyataan terungkap ketika banyak masyarakat sudah terjerat. Korban pun berjatuhan. Iming-iming keuntungan sekejap dengan menyetorkan sejumlah dana menjadi senjata andalan.

 

Nah, anda yang tertarik dengan bisnis MLM, berhati-hatilah dengan sistem member get member dengan iming-iming keuntungan yang tidak wajar. Misalkan, 10% perbulan dengan hanya menyetorkan sejumlah dana. Bahkan bisa menghasilkan keuntungan lebih dengan menggaet anggota baru. Karena bisa dipastikan model bisnis ini bukan MLM tapi ponzi scheme.

 

Dari pemaparan di atas, setidaknya ada 3 poin yang tidak boleh anda lewatkan ketika memilih perusahaan MLM. Perhatikan track record perusahaannnya mulai dari tahun berdirinya, dewan perusahaannya, hingga keikut sertaannya dalam asosiasi penjualan langsung.

 

Kemudian perhatikan pula produk-produknya, adakah produk yang ditawarkan, atau hanya paket bisnis tidak jelas yang harus dibayar. Dan terakhir, berhati-hati

Joybiz Indonesia
author
No Response

Leave a reply "Mau Sukses di Bisnis MLM? Ini Caranya"