bisnis joybiz

Sayangnya, Banyak Orang Salah Persepsi Mengenai Bisnis Jaringan

Berbisnis dengan cara biasa sudah jamak diketahui, tapi menjalankan bisnis dengan sistem Multi Level Marketing belum banyak yang benar-benar tahu. Kalau hanya sekedar dengar-dengar, pasti anda juga pernah dengar. Tapi seberapa benar informasi yang anda terima? Jangan-jangan informasi yang anda terima sekedar hoax? Tidak ada yang dapat memastikan.

 

Oleh karena itu tepat sekali anda mampir ke sini. Anda akan mendapatkan detail informasi dari bisnis MLM yang benar dan valid. Sehingga anda tidak keliru menilai bisnis MLM. Karena banyak lho orang yang tidak tahu betul apa dan bagaimana MLM tapi seolah-olah ahli di dalamnya. Lalu apa dan bagaimana sistem multi level marketing itu?

 

Sebelum membahas lebih lanjut tentang sistem bisnis ini, perlu diketahui juga sebenarnya dalam dunia bisnis atau dagang, tidak ada yang seratus persen berbeda antara bisnis konvensional dengan bisnis MLM. Kenapa?

 

Kalau dalam bisnis konvensional ada penjualan, maka dalam bisnis MLM pun terjadi penjualan dan bahkan diharuskan. Kalau dalam bisnis konvensional ada pola distribusi barang atau produk, maka dalam bisnis MLM pun alur distribusi juga ada.

 

Bedanya, jika dalam bisnis konvensional penjualan dilakukan melalui agen dan subagen yang cukup panjang jenjang nya, maka penjualan dalam MLM hanya terjadi dari produsen ke konsumen, karena penjualan diutamakan dari member ke member. Sehingga pola distribusi pun tidak memiliki jenjang jalur distribusi yang memakan biaya. Sehingga keuntungan member sebagai distributor cukup dominan.

 

Lalu, seperti apa sistem multi level marketing itu? Dari sisi sistem, multi level marketing memilki alur yang sama diantara skema bisnis MLM yang ada di dunia. Mau memakai sistem binary atau sistem lainnya, alur pemasaran dalam bisnis MLM tidak ada yang berbeda.

 

Pertama, sponsoring alias ajak-ajak alias perekrutan. Ya, dalam bisnis MLM tidak bisa anda menjadi agen pemasaran atau distributor sebuah bisnis MLM dengan cara mendatangi kantor perusahaannya. Karena jika hal ini terjadi, maka sistem MLM tidak akan berjalan.

 

Karena dengan cara mengajak orang menjadi distributor, maka anda akan semakin lihai menjadi seorang pemasar. Selain tentu saja tugas anda sebagai pemasar untuk memasarkan produk bisnis MLM anda.

 

Selain itu, jika seorang pemasar MLM mampu merekrut distributor cukup banyak. Maka, dapat dipastikan income atau penghasilan dari jaringan distributor atau disebut juga jaringan downline anda akan besar juga. Bahkan hasil income dari jaringan downline ini dihasilkan tanpa anda capek-capek mencari atau passive income. Menarik bukan?

 

Yang kedua, tugas anda sebagain pemasar MLM adalah membayar uang pangkal atau uang daftar. Besaran nya pun bermacam-macam. Mulai dari kisaran jutaan rupiah, sampai hanya ribuan rupiah.

 

Namun hati-hati dengan skema MLM yang hanya menitik beratkan pada perekrutan anggota saja sebagai income bisnis MLM nya. Kenapa? Karena bisnis MLM semacam ini umumnya tidak memiliki sistem produksi atau barang yang jelas. Hanya mengandalkan pemasukan dari member baru. Sehingga, anda sebagai pemasar sama sekali tidak memiliki pengalaman menjual produk kecuali merekrut anggota saja.

 

Maksudnya dari pembayaran ini adalah agar kita mendapatkan hak untuk menjadi distributor dan mendapatkan harga yang murah untuk dijualkan kembali ke konsumen. Sehingga keuntungan dari penjualan produk pun, seorang pemasar produk MLM sudah menguntungkan. Karena umumnya produk yang dijual sudah menghasilkan keuntungan sebesar 30-100%.

 

Selanjutnya adalah pengisian formulir pendaftaran dan kontrak kerja atau kontrak perjanjian. Jika anda sudah memutuskan menjadi seorang pemasar produk MLM. Dan anda sudah menyiapkan dana untuk bergabung dengan salah satu bisnis MLM, maka langkah ketiga ini menjadi kewajiban dalam sistem multi level marketing yang harus anda penuhi sebagai seorang pebisnis MLM.

 

Dengan mengisi formulir pendaftaran dan kontrak kerja, hiasanya anda akan mendapatkan materi bisnis mulai dari informasi perusahaan, perjanjian kerja, daftar harga dan lain sebagainya. Anda juga diharuskan untuk mematuhi dan mengikuti aturan yang ada dalam kontrak kerja. Jika tidak, hak anda sebagai pemasar produk MLM akan dicabut.

 

Ke-empat, memasarkan produk. Tentu saja ini menjadi tugas pokok anda sebagai pemasar produk MLM. Tidaklah disebut sistem multi level marketing kalau tidak ada aktivitas pemasaran yang anda lakukan.

 

Ketika anda mendaftar, anda akan mendapatkan detail produk yang anda jual. Inilah materi jualan yang nanti harus anda kuasai ketika anda menjual produk MLM ini. Bahkan kini dengan adanya internet, anda juga bisa menjual melalui media sosial atau media lainnya via internet. Bahkan, banyak pemasar produk MLM yang sukses menjual hanya melalui media sosial saja.

 

Jadi, kini menjual produk MLM atau mengajak orang-orang pun lebih dipermudah lagi. Jaringan yang anda bentuk pun bisa lintas kota bahkan lintas negara. Menarik bukan?

 

Terakhir, membentuk jaringan. Sistem multi level marketing bisa menjadi besar skala pemasaran nya ya dengan pembentukan jaringan ini. Kenapa?

 

Berbeda dengan pemasaran produk umum yang mengandalkan media pemasaran seperti ikan di media televisi nasional, media cetak nasional. Bisnis MLM cukup mengandalkan kekuatan jaringan yang dibentuk dan dikembangkan. Sehingga wajib tugasnya seorang pemasar MLM mengembangkan donwline nya supaya tidak bekerja sendirian.

 

Setelah anda melakukan kelima langkah di atas, anda tinggal menduplikasi kerja anda dalam jaringan downline anda, sehingga sistem multi level marketing nya berjalan maksimal.

Joybiz Indonesia
author
No Response

Leave a reply "Sayangnya, Banyak Orang Salah Persepsi Mengenai Bisnis Jaringan"