bisnis joybiz

Merekrut Downline Dengan Mudah Dalam Waktu Singkat

Merekrut downline adalah salah satu syarat untuk meningkatkan level karir pada bisnis multi level marketing. Saat ini segala sesuatunya telah dipermudah dengan teknologi. Semua yang jauh terasa dekat. Jaringan yang luas dapat digenggam dalam sekali klik saja.

Industri kreatif yang semakin berkembang pesat pun turut serta memudahkan para pelaku bisnis untuk memasarkan produknya. Namun demikian, masih banyak pihak yang tetap mempertahankan cara lama untuk menggaet konsumen, dalam hal ini untuk menarik calon mitra (downline).

Prospecting Orang-orang Terdekat Anda

Memasarkan produk dapat dilakukan secara fleksibel. Anda dapat memulainya dari yang terdekat terlebih dahulu. Misalnya, cobalah memperkenalkan produk MLM Anda pada keluarga, sahabat,pasangan, atau rekan kerja. Setelah itu, mulai melebar ke lingkup yang lebih luas. Sebelumnya Anda bisa melakukan pendataan target prospecting Anda. Orang yang sekiranya membutuhkan produk Anda, bisa menjadi target pertama.

Kemudian, seseorang yang sedang mebutuhkan pekerjaan. Dengan gambaran yang jelas tentang cara kerja sistem penjualan bertingkat, tentang penghasilan yang akan di dapat, laba, dan komisi, hal ini dapat menarik minat calon mitra. Kemudian, target berikutnya adalah orang-orang yang aktif dikehidupan sosial masyarakat.hal ini sanga prospektif untuk menunjang peningkatan jenjang karis selanjutnya.

Beberapa hal yang perlu disiapkan sebelum merekrut downline dengan cara konvensional

#Percaya Diri

Ini adalah hal yang paling mendasar dalam melakukan pemasaran suatu produk secara langsung. Kepercayaan diri dapat Anda mulai dengan mempersiapkan performa Anda dengan sebaik-baiknya sebelum menemui calon mitra atau downline. Hindari sikap malu-malu. Bersikaplah tenang dan sopan. Kepercayaan diri Anda sungguh sangat mempengaruhi cara Anda dalam menyampaikan prospecting produk yang Anda bawakan.

#Tidak bertele-tele

Untuk mengawali obrolan, Anda daapatmeperkenalkan diri secarasingkat. Kemudian dilanjutkan dengan memperkenal produk. Tak perlu banyak basa basi karena akan membuat calon mitra anda merasa bosan. Atau bahkan dapat lari dari tujuan awal Anda.

#Siap ditolak

Jangan khawatir untuk ditolak. Penolakan dalam prospecting adalah hal yang biasa. Semua Agen distributor multi level pasti pernah mengalaminya. Lalu mengapa Anda harus cemas? Tak ada yang salah dengan penolakan. Anda hanya perlu mencoba nya kembali di lain waktu.

#Menjaga silaturahmi

Ini hal yang sangat penting. Apapun itu, menjaga silaturahmi adalah hal yang penting. Meskipun mungkin prospek Anda ditolak, toh Anda tak kehilangan apapun bukan? Maka, tetap jaga komunikasi. Mungkin belum saatnya, bisa jadi dikemudian hari prospect Anda akan dipertimbangkan kembali.

#Terus berusaha

Ini adalah hal wajib yang harus dimiliki orang sukses. Jiwa yang mau terus berusaha tanpa ada putus asa. Untuk memperolah hasil yang maksimal tentu mebutuhkan waktu dan upaya.

Membangun Jaringan yang Kokoh Melalui Komunitas

Cara lain untuk merekrut downline adalah dengan berbagi informasi dengan sesama agen. Komunikasi yang lancar dapat mempererat hubungan kemitraan,selain itu juga dapat saling berbagi pengalaman dalam merekrut downline.

kemudian, fungsi lain dari komunitas ini adalah untuk ajang pelatihan, pembinaan, berbagi ilmu antara upline dan downline. jika ada yang merasa kesulitan dalam menjalankan bisnis ini, khususnya dalam menarik minat calon downline, maka minta bantuan pada upline. Merekrut downline pada dasarnya mebutuhkan kemampuan komunikasi yang baik. Tak perlu tergesa-gesa. Beri kesempatan calon downline berpikirdan mempertimbangkan tanpa ada paksaan.

Susahnya Merekrut Downline, Mengapa?

Ya, dari beberapa agen distributor bisnis MLM, selalu ada yang putus asa dan menyerah.  Permasalahannya adalah karena mereka tak dapat memlahirkan downline baru. Penolakan demi penolakan yang terjadi sehingga membuat  para calon upline tersebut berhenti. Sebenarnya, apa sih yang membuat calon mitra enggan bergabung?

Iming-iming komisi dan bonus yang besar dan diluar nalar acapkali menjadi bumerang bagi para agen distributor MLM. Niat hati ingin menarik minat calon mitra atau downline agar mau bergabung dan bersedia menjadi member, akan tetapi yang terjadi malah sebaliknya.

Alih-alih mau turut serta meneruskan perjuangan bersama, yang terjadi malah penolakan secara terus menerus. Itulah,  masyarakat hari ini telah dapat menganalisis mana yang masuk dalam akal atau mana yang sekedar khayalan. Selain itu, kurangnya informasi secara masal tentang suatu produk bisa menimbulkan keraguan tersendiri.

Kemudian,harga yang ditawarkan bisa jadi terlalu tinggi jika dibandingkan dengan produk serupa. Lebih dari itu penyampaian yang kurang baik pun dapat menjadi penyebab di tolaknya prospek dari agen distributor MLM.

Cold Calling  : Cara Lama Membidik Calon Downline

Merekrut Downline dengan metode Cold Calling. Sebelum melakukan Cold Calling, setidaknya Anda harus memiliki bekal informasi dasar tentang target prospek Anda. Prospecting dengan cara ini tak dapat dilakukan dengan sembarangan.

Karena sejauh ini, meskipun masih sringkali digunakan (Bank,misalnya), metode Cold Calling ini tak begitu disukai olh beberapa pihak. Karena dirasa cukup mengganggu. Namun, jika bekal informasi yang Anda miliki cukup dan meyakinkan, tentu tak ada salahnya untuk dicoba. Cara ini merupakan salah satu cara yang menghindari sistem “gambling”. Jadi akan lebih baik jika digunakan ketika Anda memili rekomendasi dari seseorang.

 

 

 

 

Joybiz Indonesia
author
No Response

Leave a reply "Merekrut Downline Dengan Mudah Dalam Waktu Singkat"