bisnis joybiz

Cara Sukses Merekrut Banyak Prospek di Bisnis MLM

Bagaimana cara prospek bisnis MLM yang anti gagal? Mungkin pertanyaan ini yang paling sering muncul di benak para Agen multi Level Marketing pemula. yang paling dekat saja, agen bisa meniru cara upline nya dalam mempresentasikan produk multi level marketing pada calon mitra. Meskipun tak mungkin bisa sama persis, setidaknya pasti ada kiat-kiat sederhana yang bisa ditiru.

Dalam bisnis jaringan, sudah lazim diadakan acara meet and greet bagi para agen distributor resminya. Acara ini biasa diselenggarakan secara gratis untuk semua member. Tujuannya tak lain dan tak bukan adalah sebagai ajang silaturahmi dan untuk berbagi pengalaman. Disini para agen dari berbagai daerah bisa saling bertemu, dan bertukar informasi tentang kiat-kiat sukses menggaet mitra baru.

 

#Pahami Kebutuhan Calon Mitra

Dalam bisnis jaringan, yang paling ditekankan adalan hubungan kemitraan. Karena hal ini sangat penting untuk menunjang karir satu sama lain. Tak heran jika antara upline dan downline memiliki hubungan yang sangat dekat dan akrab. Keberhasilan downline dalam membentuk jaringan-jaringan baru akan sangat mempengaruhi karir upline. Lalu, bagaimana untuk menarik minat downline baru?

Merekrut downline dengan pendekatan personal, bisa menjadi pertimbangan pertama Anda ya. Pendekatan ini paling mudah anda lakukan kepada orang-orang terdekat dilingkungan anda. Sedikit informasi yang akurat tentang calon mitra akan sangat berguna saat melakukan presentasi produk MLM anda, dari pada banyak informasi tapi masih kabur alias gambling. Datangilah orang yang sekiranya membutuhkan produk anda secara berkesinambungan. Dengan begitu, kemungkinan penerimaan akan lebih besar ketimbang penolakan.

Anda juga bisa mencari informasi dari relasi upline Anda. Mintalah rekomendasi dari upline Anda.  Hal ini juga bisa menjadi kunci keberhasilan anda dalam menggaet downline baru lho. Ini juga salah satu bagian dari tugas upline, sebenarnya. Yakni, membantu downline nya untuk merekrut downline baru. Bagaimana dengan orang baru, di lingkungan baru?

Tipsnya adalah komisi dan bonus. Siapa yang tak suka komisi? Rasanya tak ada. Nah, jika anda mencoba peruntungan untuk memprospek orang yang baru Anda temui dilingkungan yang baru anda kenal pula, maka cobalah untuk menerangkan tentang manfaat produk dan komisi yang akan diperoleh jika bersedia menjadi member. Bermodalkan yakin dan percaya diri saja. Asalkan produk yang anda tawarkan berkualitas dan memiliki citra baik di masyarakat, taka ada alasan untuk ragu, bukan?

 

#Berikan Nilai Plus pada Produk Anda

Pada poin ini, penting bagi Anda untuk mengenal baik produk MLM yang anda tawarkan. Semakin besar manfaat produk yang Anda tawarkan, maka akan semakin mudah mencari orang yang berminat menggunakannya. Apalagi jika produk tersebut tak dijual bebas, dan hanya  orang-orang tertentu yang bisa membelinya.  Namun, jika ternyata produk anda memiliki kesamaan dengan produk yang banyak beredar dipasaran, maka anda harus pandai-pandai mengemasnya dengan sangat menarik.  Misalnya, dengan harga yang berapa persen lebih murah. Atau, dengan garansi pemakaian untuk lebih meyakinkan calon mitra baru anda.

 

#Beri Pemahaman yang Lengkap Tentang Produk

Penting bagi agen untuk juga berperan sebagai pemakai atau konsumen.  Mengapa demikian? Karena konsumen tau betul apa kelebihan dan kekurangan suatu produk.  Dengan begitu Anda dapat mempresentasikan produk Anda. Selain itu, pastikan produk yang Anda tawarkan benar-benar dibutuhkan oleh calon downline Anda. Saat sesuatu dilakukan karena kebutuhan, dan hasilnya memberikan manfaat bagi pengguna, niscaya akan ada repeat order.

Sebelum melakukan prospecting, ada baiknya jika Anda melakukan penyaringan. Terlebih jika ada beragam produk untuk ditawarkan. Lakukan prospek dengan orang dan produk yang tepat. Satu orang mungkin akan membutuhkan produk A, namun orang lain akan memerlukan produk yang lain. Prospek yang berkualitas dan tepat sasaran seperti inilah yang akan berhasil.

 

#Pendekatan dari Hati ke Hati

Prospek Bisnis MLM yang paling jitu berikutnya adalah pendekatan dari hati ke hati. Obrolan santai tentang pengalaman bisa dijadikan awalan. Kemudian berlanjut pada tujuan hidup. Tak masalah jika orang yang ingin anda ajak menjadi anggota, apakah pengangguran atau karyawan. Semuanya baik.

Bisnis MLM ini dapat dijadikan profesi utama juga sampingan. Berarti, anda dapat memprospek ibu rumah tangga, mahasiswa, karyawan swasta hingga pegawai negeri. Karena bisnis jaringan ini tak mengikat ruang dan waktu, maka sangat fleksibel untuk dijalankan. Disisi lain, bisnis pemasaran bertingkat semacam ini pun mampu diandalkan untuk menjadi profesi utama lho. Nyatanya, tak sedikit orang yang sukses menjalannya. Malah ada yang kemudian meninggalkan pekerjaannya menjadi karyawan demi melanjutkan bisnis dengan sistem multi level marketing.

Untuk meyakinkan calon downline Anda, maka anda harus mampu memberikan tawaran yang sulit ditolak saat prospek bisnis MLM. Salah satunya adalah dengan memberikan harga promo khusus. Hal ini biasa dilakukan oleh agen distributor resmi multi level marketing. Sudah menjadi rahasia umum, jika harga jual produk MLM untuk member, sekian persen lebih murah bukan. Nah, gunakan lah keistimewaan anda sebagai agen tersebut. Anda bisa memberikan diskon khusus beberapa persen. Yang terakhir, jangan memaksa! Beri kesempatan untuk berpikir. Informasi dengan penyampaian yang baik, akan terekam dalam ingatan. Percayalah!

Joybiz Indonesia
author
No Response

Leave a reply "Cara Sukses Merekrut Banyak Prospek di Bisnis MLM"