bisnis joybiz

Pentingnya Self Branding untuk membangun Bisnis MLM

penttngnya personal branding dibisnis mlm

Self Branding atau dalam bahasa kita, bisa juga disebut pencitraan. Membentuk citra baik tentang diri kita merupakan hal yang wajar, ya. semua orang pasti melakukannya. Tapi, taukah Anda, jika self branding dalam bisnis MLM cukup jitu untuk memperluas jaringan? Bagaimana cara kerjanya?

Jadi, sebagai seorang marketer, kita memang dituntut untuk memiliki penampilan yang menarik dan meyakinkan. Kemasan yang menarik inilah yang bisa juga disebut dengan self-branding. Dengan kata lain, self branding merupakan pembentukan jati diri untuk menarik kesan orang lain. dalam hal ini, calon mitra.

 

Jual Diri’ dulu, baru Jual Produknya

Coba deh, Anda perhatikan, semua bintang iklan sabun mandi atau produk kecantikan, pasti cantik-cantik. Atau, jika produk tersebut menjual produk untuk pria, sudah bisa dipastikan model iklannya ganteng dan memiliki kesan maskulin. Yak, self-branding bisa digambarkan seperti itu. Untuk menarik minat konsumen, pertama kali yang harus dilakukan dalam pemasaran adalah membentuk image sesuai dengan produk yang di tawarkan.

Cara pemasaran jadul alias jaman dulu, mungkin masih bisa diterapkan ya. tapi sepertinya kurang efisien. Bayangkan saja, agen harus melakukan prospek pada beberapa orang dalam sehari. Itu jika bisnis MLM adalah bisnis tunggal atau bisnis utama yang dijalankan, jika MLM menjadi bisnis sampingan, apakah mungkin melakukan prospek dari satu orang ke orang lain, bergeser dari satu lokasi ke tempat yang lain. lebih-lebih, cara konvensional macam ini, sudah mudah ditebak alurnya. Tak jarang orang-orang mulai ‘ilfil’ kan.

Tujuan dari self-branding ini adalah untuk menghapus kesan negatif pada bisnis MLM. Kemudian membentuk image baru yang lebih segar dan menarik. Dengan metode self-branding, bukan agen yang mengejar calon mitra, namun sebaliknya, calon mitra yang mengejar agen. Jadi bisa dikatakan,dengan self branding, Anda tak perlu repot menjual produk, tapi ‘menjual diri’ Anda. Yang perlu Anda  lakukan adalah menggunakan produknya, tampilkan manfaat  yang Anda peroleh dengan sebaik-baiknya. Agar orang yang melihat penampilan Anda merasa yakin bahwa produk yang Anda pasarkan benar-benar memberikan manfaat yang positif.

Lalu, bagaimana cara self-branding itu, sih?

Sebagai contoh, jika Anda merupakan agen MLM dengan produk kesehatan, maka Anda sendiri harus memulai untuk sehat dari diri Anda sendiri. Ciri-ciri orang sehat tentu memiliki semangat yang tinggi. Penampilan yang fresh dan cerah. Image ini Anda bentuk untuk mewakili produk Anda. Kemudian, jika Anda memasarkan produk kecantikan pun, seperti itu. Tak mungkin kan, seorang agen produk kecantikan, tapi penampilannya lusuh, kulit kusam, dan tak menarik.

 

Berbagai Cara Membangun Self Branding

Sebenarnya, metode ini sudah umum digunakan saat ini. Namun, beberapa agen lebih memilih untuk menggunakan model dalam mengiklankan suatu produk. Cara ini biasa disebut dengan endorsement,  dengan meng-endorse seseorang yang memiliki potensi untuk mempengaruhi khalayak dalam menggunakan produknya. Tapi, metode semacam ini mebutuhkan biaya lebih. Padahal Anda bisa melakukannya sendiri lho.

Hal pertama yang bisa dilakukan dalam self-branding adalah dengan menggunakan media sosial. Kemudian anda harus bisa menarik minat baca pengunjung media sosial yang Anda gunakan. Misal dengan berbagi konten bermanfaat yang berisi tips-tips menarik seputar kehidupan sehari-hari. Bisa juga dengan mengunggah foto-foto Anda yang paling ciamik.

Salah satu konten yang bisa Anda bagi adalah tentang tutorial make up, tentu dengan produk MLM Anda ya. selain itu, bisa juga dengan berbagi menu sehat sehari-hari untuk keluarga. Atau, bisa juga dengan berbagi tempat tongkrongan yang menyajikan makanan sehat. Dalam melakukan self branding menggunakan media sosial, generasi milenial bisa menjadi target utama Anda. Maka, gali lah informasi yang tak hanya bermanfaat tapi juga sedang hangat, untuk dapat menarik minat pengunjung situ jejaring sosial.

Saat Anda berhasil membentuk image positif sebagai self branding Anda, tentu akan ada banyak pengunjung yang tertarik untuk mengikuti Anda. Ketertarikan itulah yang secara tak sadar terus menerus dibentuk, agar mereka penasaran, dan terus meng-up date apa saja yang Anda unggah di media sosial Anda. Jika sudah begitu, tak sulit bagi Anda untuk terus memperluas jaringan.

Pada dasarnya, Self branding dibentuk untuk membuat orang lain melihat sisi yang beda dari Anda. Ini merupakan aset yang sangat berharga dan sangat bermanfaat bagi di Anda, baik jangka pendek maupun jangka panjang, baik dari segi karir, lingkungan hingga kehidupan sosial. Selain itu, orang pun akan dapat melihat nilai plus yang ada dalam diri Anda, sehingga Anda dirasa layak untuk di ikuti. Maka, untuk itu berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam melakukan self branding.

  • Kenali diri Anda, lalu pastikan seperti Apa diri And ingin dikenal
  • Pertajam self branding dengan rutinitas sehari-hari. Misal, Anda ingin dikenal sebagai orang yang mencintai tubuh Anda dan menjaga pola hidup sehat, maka yang harus Anda lakukan adalah berolah raga rutin, mengkonsumsi makanan sehat, tidak merokok, dan lain sebagainya. Itulah yang harus Anda wujudkan dalam keseharian Anda.

 

 

 

Joybiz Indonesia
author
No Response

Leave a reply "Pentingnya Self Branding untuk membangun Bisnis MLM"