bisnis joybiz

Skillset dalam Bisnis MLM Untuk Membangun Authority

membangun skill di bisnis mlm

Semua orang pasti ingin sukses, tak terkecuali dengan  yang sedang menjalani bisnis multi level marketing. Sayangnya, ada beberapa hal yang salah kaprah dalam bisnis jaringan ini. Untuk itu, mari kita luruskan bersama, ya.

Apa yang langsung mampir dipikiran Anda, jika ‘ujug-ujug’ ada agen MLM yang menghampiri Anda dan menawarkan sebuah produk? Baik sekali, jika masih di ijinkan untuk mempresentasikan produknya, karena kebanyakan orang akan langsung menghindar dan pasang muka seram. untuk menghindari hal-hal semacam itu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan lho.

 

Mengenali dan Mengolah Skillset

Jika dalam banyak kesempatan, para agen MLM sibuk mengelola mindset untuk bisa menjadi sukses dengan bisnis MLM, kini saatnya untuk mengelola skillset. Coba lupakan sejenak tentang target yang harus dicapai, poin yang harus ditutup, dan serentetan aktifitas presentasi secara offline.

Yang utama dalam mengolah skillset adalah membangun authority. Apa itu? Jadi, authority adalah seseorang yang memiliki keahlian dan kelebihan dibidang tertentu. Ini penting untuk menarik perhatian orang lain, untuk mengarahkan pandangannya kepada Anda.

Lalu, apa hubungannya skillset dan authority? Skillset bisa juga dinyatakan sebagai cara seseorang mengelola keahliannya. Dengan authority, tentu kedudukan skillset akan lebih kuat. Dalam dunia penjualan secara langsung, hal ini sangat penting untuk menciptakan kepercayaan calon mitra kepada agen MLM. Terutama, bila anda melakukan presentasi secara online. Dimana Anda tak mungkin bertatap muka, dan tak bisa mengendalikan situasi secara langsung. Anda tak tau, apakah orang-orang diluar sana memperhatikan Anda atau tidak. Disinilah, authority diperlukan.

Alur Perjalananan dalam mengolah skillset agak sedikit berliku, sebetulnya. Tapi, bisa dimulai dari mengenal terlebih dahulu, apa harus dilakukan sebelum melakukan skillset, yaitu membentuk tribe (suku) atau komunitas. Komunitas seperti apa yang ingin dibentuk? Ya tentu saja yang sesuai dengan produk yang Anda bawakan ya. misal, produk kesehatan, maka artinya Anda harus membentuk sebuah komunitas hidup sehat. Sari sinilah semua hal dimulai.

 

Apa sih Yang diperlukan dalam Skill set?

Jawabannya adalah Self Branding. Apapun produk yang Anda bawakan dalam bisnis  jaringan,baik itu produk kesehatan, kecantikan, perawatan tubuh, alat-alat rumah tangga, semua membutuhkan self branding.

Tujuan dari self branding adalah untuk membentuk karakter, jati diri, citra atau tampilan dari diri komunitas Anda, yang mewakili suatu produk. Caranya, dengan terus meng-update segala sesuatunya melalui online. Misal, anda bisa berbagi informasi penting dan bermanfaat yang menyangkut self branding yang ingin Anda sampaikan. Syarat utama dari self branding ini adalah konsisten. Dengan self branding yang Anda bentuk, diharapkan para pengunjung sosial network akan melihat ‘value’ yang ada dalam komunitas Anda. Sesuatu yang berbeda, bisa menjadi hal yang menarik lho.

Setelah para pengunjuk tertarik mengikuti komunitas anda, maka waktu nya Anda untuk melakukan Follow up. Ada kalanya, mereka yang berkunjung ke suatu situs memerlukan informasi lebih. Sehingga Anda dapat memanfaatkan rasa penasaran ini untuk membangun kepercayaan atau Trust. Disinilah masa yang terpenting ya. karena setelah mendapatkan kepercayaan (trust), itu artinya sudah waktunya menuju ke langkah berikutnya.

Menarik anggota komunitas atau tribe menjadi anggota MLM. Bukankan ini tujuan yang sesungguhnya? Jika langkah demi langkah sudah dilakukan dengan baik, tentu step ini pun akan dapat dilakukan dengan mudah ya. Untuk lebih kuatnya, Anda dapat menunjukkan bukti testimoni atau foto-foto anggota lain yang sudah berhasil memanfaatkan produk Anda.

Keuntungan Melakukan Prospek Melalui Skillset

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, bahwa hal utama dalam skillset adalah auuthority dan self branding. Kedua hal ini adalah motor bagi bisnis MLM utamanya yang dijalankan secara online. Lalu apa sajakah keuntungan dari skillset? Yang pertama, Anda dapat menunjukkan kualitas diri. Hal ini sangat penting. Dengan hal ini, bukan hanya sebagai marketing ataupu agen MLM, Anda bahkan bisa membangun sebuah usaha pribadi.

Kemudian, Anda sudah tak perlu lagi mengejar-ngejar orang untuk di prospek. saking lembutnya, orang mungkin tak akan merasa diprospek. Yang ada, merekalah yang merasa membutuhkan produk MLM yang kita bawakan.

Terakhir, Berbagi pengetahuan melalui konten yang dibuat. Tak ada yang akan berkurang dari diri anda hanya dengan membagi informasi yang Anda miliki. Melalui tribe (suku) atau komunitas yang Anda bentuk, Anda dapat saling bertukar informasi kepada sesama anggota suku dengan tujuan yang sama. Tapi ingat, kuncinya  adalah konsisten ya. jangan sampai, isi dari konten yang Anda buat tak jelas kemana arahnya. Jangan melebar kemana-mana, tapi pertajam dan perjelas isi nya.

Membangun authority lebih kepada membagikan value yang anda miliki kepada orang lain. ketika orang lain merasakan ketulusan Anda berbagi value, Anda akan mendapatkan ‘trust’. Jika sudah begini, mudah bagi Anda untuk mengajak orang lain untuk ikut serta dalam jaringan yang sedang Anda bangun.

 

Skillset  dan Mindset dalam bisnis MLM

Dalam usaha apapun, mindset positif harus ditanamkan. Selain harus serius dalam menjalankan bisnis dengan baik, juga harus optimis. Itulah fungsinya mindset. Kemudian skillset hadir untuk melengkapinya. Disaat mindset tertanam dalam pikiran, maka tindakan dalam menjalankan bisnisnya harus menggunakan skillset yang benar.

 

Joybiz Indonesia
author
No Response

Leave a reply "Skillset dalam Bisnis MLM Untuk Membangun Authority"