bisnis joybiz

Siapa Yang Cocok Menjadi Agen MLM?

No comment 55 views

Bekerja menjadi agen MLM? Mungkin sebagian orang tak pernah melirik profesi ini. Tapi, siapa sangka, bisnis ini nyatanya mampu mengantarkan beberapa orang menuju kesuksesan. Dengan karir cemerlang di dalam bidang bisnis jaringan, hingga kini ada banyak orang yang sedang bergantung nasib pada bisnis yang menggunakan sistem penjualan langsung secara berjenjang ini.

Lalu, bagaimana sih, agar Anda dapat menjadi agen MLM yang sukses? Tentu, selain usaha yang sangat keras, ada beberapa hal yang perlu diasah, ya.

 

Cerdas : Strategi Sebelum Presentasi

Dalam memasarkan suatu produk, hal terpenting yang harus dipahami oleh agen pemasaran adalah produk itu sendri. Iya, agen harus mengenal dengan baik seluk beluk dari produk yang di tawarkan. Tentu akan terasa sangat janggal ya, jika ada calon mitra yang bertanya tentang produk, lalu si agen gelagapan dalam menjawab. Konsumen yang awalnya yakin, seketika menjadi ragu untuk mencoba, karena agennya!

Agen yang cerdas sangat dibutuhkan dalam bidang pemasaran suatu produk. Terlebih lagi, agen MLM tak hanya dituntut untuk menjual produkya saja, tapi juga menarik konsumennya untuk bersedia bergabung menjadi member. Lalu, turut serta mengembangkan jaringan.

Untuk itu, tak hanya butuh kerja keras, tapi juga kerja cerdas. Untuk meraih target, Agen harus mempersiapkan amunisi yang tepat. Caranya, lakukan pendataan terlebih dahulu. Kira-kira siapa saja yang ingin Anda bidik menjadi anggota Anggota Anda. Informasi bisa diperoleh dari orang terdekatnya. Seperti keluarga, pasangan, teman atau rekan kerja nya. Akan lebih baik, jika Anda mendapatkan rekomendasi dari upline atau sponsor Anda.

 

Tangkas: Mampu Menemukan Masalah dan Memberi Solusi

Tangkas disini, yang dimaksud adalah cepat dalam merespon situasi. Agen memegang suatu produk, dan mengetahui manfaat dan kegunaannya, bukan? Saat ada seseorang yang sekiranya membutuhkan produk tersebut, maka tak perlu buang waktu. Lakukan pendekatan secara pelan tapi pasti.

Bisnis MLM pada dasarnya bukanlah menjual produk, namun menjual solusi. Agen yang tangkas, mampu  melihat problem seseorang, ,lalu menemukan solusi yang ada dalam produk yang ditawarkan. Kemudian, memberikan solusi sesuai kebutuhan calon mitra.

 

Lugas: Memberi Informasi Secara Jelas

Melakukan presentasi produk, tak perlu melakukan yang tak perlu. Informasi yang disampaikan harus padat , bermanfaat dan tak bertele-tele. agen yang terlalu banyak bicara, cenderung dihindari oleh calon mitra, lho. Apalagi yang terlalu menggebu-gebu dalam mengejar target.  Beberapa agen MLM mempresetasikan produk secara berlebihan. Menganggap produknya yang paling baik, dan menjelek-jelekkan produk lainnya. Bukan tak boleh, tapi hal ini sebaiknya dihindari.

 

Logis: Berpikir Sebelum Bertindak

Bisnis MLM adalah bisnis yang sangat bergantung pada logika. Bayangkan saja, jika Anda memegang produk kesehatan, lalu Anda menjualnya pada orang yang tak peduli kesehatan. Atau, anda memegang produk rumah tangga premium, lalu Anda menjualnya pada seseorang dengan penghasilan minim. Disini, prinsip ‘semua orang dapat diprospek’ sama sekali tak berlaku.

Gunakan logika Anda untuk mengira, siapa saja yang membutuhkan produk Anda. Hal ini selain untuk memastikan target Anda tepat sasaran, tentu saja untuk menjaga efektifitas prospek dan efisiensi waktu.

 

Inovatif: Memanfaatkan Teknologi Dalam Pemasaran dan Memperluas Jaringan

Kemudian, seorang pelaku bisnis, apapun itu, harus terus memperbaharui informasi. terutama dalam bidang bisnis multi level marketing. Dalam bidang ini, tak ada tanggal gajian., tak ada jumlah gaji tertentu yang akan Anda terima dalam waktu tertentu. Sebaliknya, Anda akan menerima bayaran sesuai yang Anda laku-kan. Sehingga, Anda harus bekerja lebih untuk bidang ini. Lebih keras, lebih cerdas, dan lebih inovatif.

Gunakan internet. Kemajuan informasi tak dapat dipungkiri, telah membayangi tiap orang di kehidupan sehari-harinya. Jika dulu, teknologi informasi diciptakan untuk mendekatkan yang jauh, kini sebaliknya, teknologi dapat juga menjauhkan yang dekat. Kabar baiknya, dengan teknologi ini, Anda dapat berteman dengan siapapun, dan yang berasal dari manapun. Jangankan hanya beda kota, beda benua pun bisa.

Penggunaan network marketing dalam bisnis MLM dapat memberikan dampak positif. Seperti, jaringan yang luasa ke penjuru tanah air hingga luar negri, peningkatan omset penjualan dengan sistem online shop, atau sekedar bertukar informasi baik sekedar informasi yang bermanfaat bagi kehidupan, sampai info produk.

Hal lain yang dapat dilakukan melalui jejaring sosial atau pun network marketing adalah mengunggah tiap transaksi dan kegiatan yang Anda lakukan setiap harinya, tentu saja yang berkaitan dengan produk, ya. Anda bisa melakukan hal-hal yang menarik dan menyenangkan. Misalnya, olahraga ringan dengan sesama anggota, bazar produk-produk dengan promo khusus, dan menjadi sponsor dalam acara charity atau penggalangan dana sosial.

Percaya Diri

Lebih dari itu semua, agen MLM harus berani bertindak dan pantang menyerah. Semua agen MLM maupun agen pemasaran yang sukses pasti kenyang dengan penolakan. Tapi, dari situlah pelajaran berharga dipetik. Sebelum bertemu agen, pastikan Anda berada dalam kondisi prima. Siap untuk diterima dan ditolak, pastinya. Berikan tampilan sebaik mungkin. Tak jarang, mitra yang bergabung bukan untuk produknya, tapi untuk Agen yang meyakinkan.

Joybiz Indonesia
author
No Response

Leave a reply "Siapa Yang Cocok Menjadi Agen MLM?"