bisnis joybiz

Daftar Investasi dan MLM Tanpa Izin yang dikeluarkan oleh OJK

Investasi bodong atau tak berizin kembali marak di Juli 2018 ini. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, sebanyak 22 investasi baru tercatat tidak berizin dan perlu diwaspadai.

Tentu Masyarakat agar terus diimbau untuk tidak melakukan investasi pada entitas yang tidak jelas legalitas dan pengawasannya. Penawaran ini sering disamarkan sebagai penjualan langsung dan/atau peluang bisnis dengan bunga dan skema investasi yang tampak atraktif

Hal tersebut disampaikan secara resmi oleh OJK atau otoritas jasa keuangan

Paling banyak, investasi yang berkedok Multilevel Marketing (MLM) dalam daftar terbaru ini. Sementara investasi uang digital atau cryptocurrency dan biro travel umrah juga ada.

 

Masihkah anda melakukan coba coba berbisnis tanpa legalitas jelas?

Sekarang saatnya stop berbisnis ilegal, meneruskan bisnis ilegal dan berhenti mengajak orang lain menjalankan bisnis ilegal karena bisa di pastikan bahwa bisnis tesebut tidak akan bertahan lama

Bisnis MLM Penipu Ada di sekitar Kita

Bisnis MLM atau Multi Level Marketing merupakan salah satu jenis usaha pemasaran suatu produk dengan sistem penjualan bertingkat. Dimana Pendapatan yang diperoleh tak melulu hanya dari penjualan produknya saja, melainkan juga dari adanya penambahan anggota baru. Seperti penjual atau sales pada umumnya, para agen MLM juga akan berupaya keras dalam memasarkan produknya. Produk yang ditawarkan biasanya beragam. Mulai dari kebutuhan rumah tangga, perawatan tubuh dan kecantikan, hingga produk kesehatan. Namun, konsumen pun harus lebih teliti jika memiliki minat untuk membeli produk tersebut.  Apalagi jika ingin menjadi member nya.

Sebagai Member tentu Anda akan memperoleh hak istimewa. Bagaimana tidak, selain Anda mendapat untung dari hasil penjualan produk, Anda juga mendapat komisi bila Anda bisa menjaring anggota baru. Tak hanya itu, komisi akan terus diperoleh saat terjaring downline-downline baru dalam jaringan Anda.  Terdengar mudah dan menarik, namun apa yang terjadi tentu tak sesederhana itu.

Menjadi upline,  memiliki tanggung jawab yang lebih besar. Jika tak bisa membina downline dengan baik, maka impian untuk terus naik level pun akan semakin jauh. Karena musuh dari bisnis MLM yang sesungguhnya adalah Rasa jenuh akan penolakan. Jadi jangan heran, jika ada anggota MLM yang kemudian memutuskan berhenti ditengah jalan karena merasakan betapa sulitnya melakukan prospek.

Lalu, Bagaimana Cara Memilih Bisnis MLM?

Sama seperti menjalankan bisnis pada umumnya, MLM juga membutuhkan kerja keras dan keuletan saat merintisnya. Selain itu kejelian melihat peluang juga sangat diperlukan, tentu untuk mempermudah dalam menambah pundi-pundi komisi. Hal pertama yang perlu dipastikan adalah Produk yang diperdagangkan berijin resmi. Apalagi, jika sudah dikenal dengan skala internasional, tentu hal ini akan lebih mudah dalam memasarkan produknya.

Bisnis MLM penipu dapat dihindari dengan menelusuri testimoni konsumen sebelumnya di internet. Dengan cara ini, Anda juga dapat membaca kualitas produk menurut kacamata para konsumen. Produk dari MLM yang valid pun biasanya beragam, memiliki banyak cabang distributor, dan juga agen-agen yang bertebaran hingga ke penjuru daerah. Bahkan, ada pula yang sampai membentuk suatu komunitas.

Gunakan Yang Anda Butuhkan, Bukan Yang Anda Inginkan

Ini seringkali menjadi sumber masalah. Seseorang bersedia mengikuti multi level marketing, semata hanya karena mengikuti Tren. Beberapa brand memang memberikan kesan ‘eksklusive’ bagi pemakainya.  Sehingga, beberapa orang membelinya  hanya berdasarkan keinginan bukan kebutuhan. Padahal, barang-barang produk MLM tersebut tak dapat dibilang murah.

Bisnis MLM penipu juga seringkali dilabelkan pada produk yang menjanjikan komisi tinggi, tak sesuai dengan harga produk itu sendiri. Ya, akhir-akhir ini banyak sekali muncul adalah produk kecantikan yang dijual secara Multi level. Dengan harga yang murah, bahkan hanya puluhan ribu saja, Produk ini menjanjikan manfaat lebih dan juga bonus selangit.  Tujuan sebenarnya hanya untuk merekrut anggota sebanyak-banyaknya, dan dari situlah komisi yang dijanjikan. Sedangkan produknya sendiri tak begitu terasa manfaatnya bagi konsumen. Maka, gunakanlah produk sesuai kebutuhan Anda.

Tujuannya Adalah Manfaat, Bukan Bonus atau Komisi

Berdagang untuk memperoleh keuntungan itu tak ada yang salah. Namun, ketika keuntungan di iringi dengan banyaknya manfaat untuk diri sendiri dan orang lain, tentu akan lebih membahagiakan bukan?

Banyaknya manfaat bisnis MLM membuat jenis usaha ini tak pernah mati. Pertama, MLM menjanjikan passive income. Ketika seorang upline sudah berhasil membuat jaringan yang kokoh antar para downline dan upline, maka dengan hanya duduk dirumah saja, pendapatan sudah masuk secara otomatis dari jaringan-jaringan baru yang dibentuk oleh para downline. Kedua, Bisnis ini tak memerlukan waktu atau tempat khusus. Agen, baik upline maupun downline, dapat memasarkan produk kapan saja dan dimana saja. Bahkan, dari rumah kerumah. Kemudian, jika agen dapat terus mebentuk jaringan-jaringan baru, maka sudah dapat dipastikan jenjang karir nya akan meningkat. Itu artinya, komisi nya pun tentu akan lebih besar.

Apakah itu cukup? Tidak. Itu semua tak akan terlaksana dengan baik dan lancar jika produk yang ditawarkan tidak memiliki kualitas yang baik dan tidak tepat sasaran. Maka, prospek seseorang yang sekiranya membutuhkan produk Anda.  Saat manfaatnya terasa langsung oleh konsumen, maka bonus dan komisi sudah pasti mengikuti.

Bisnis MLM Itu Istimewa

Sejak berkembang di indonesia pada sekitar tahun 2000 an, jenis usaha MLM mengalami pasang surut. Pernah menjadi tujuan, namun sempat pula redup karena tudingan penipuan. Namun, sebetulnya saat ini dapat dilihat dengan jelas, produk seperti apa yang tetap bertahan dengan sistem penjualan yang sama. Satu hal yang membuat MLM tetap bertahan sampai saat ini adalah loyalitas penggunanya, agen-agen nya. Hal ini tak terlepas dari kualitas barang yang dirasa benar-benar memberikan manfaat bagi konsumen. Bagi produk yang tak dapat bersaing dalam segi kualitas, tentu sudah berlalu bersama angin.

Bisnis MLM penipu tentu sempat menjadi hantu bagi sebagian produk MLM. Konsumen harus lebih dalam menggali informasi tentang produk yang akan dibeli. Teliti sebelum membeli adalah cerminan dari konsumen yang cerdas. Menggali informasi terlebih dahulu sebelum tertipu.

 

Joybiz Indonesia
author
No Response

Leave a reply "Daftar Investasi dan MLM Tanpa Izin yang dikeluarkan oleh OJK"